Covid-19 Melandai di India, Kampus Pun Buka: Biaya Kuliah Murah, tapi untuk Mahasiswa Asing Naik Drastis

oleh

India sudah membaik. Pandemi Covid-19 sudah terkendali. Kampus-kampus sudah mulai menggelar perkuliahan offline atau tatap muka di ruang kelas meski terbatas pada mahasiswa yang praktikum di laboratorium. Berikut wawancara dengan Mohd Agoes Aufia, dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang sekarang menjadi  mahasiswa S3 di Jawaharlal Nehru University (JNU), New Delhi, India, kepada DutaIndonesia.com dan  Global News.

Bagaimana kabar India hari ini?

Di sini juga mulai normal, sekolah dan kampus perlahan mulai buka.  Namun untuk di kelas, sejauh ini hanya dibatasi mahasiswa yang perlu melakukan penelitian di Laboratorium saja. Masker wajib walau praktiknya masih ada yang mulai tidak pakai. 

Soal universitas, bagaimana sebenarnya kampus di India?

Kampus di India lebih terintegrasi dari segi fasilitas, di mana kampus menyediakan asrama sekaligus mess (dapur umur, bayar tiap bulan mahasiswanya, Red.), termasuk juga pusat kesehatan, perbelanjaan, kantin, hingga sarana olahraga.

Bagaimana dengan sistem perkuliahan?

Terkait sistem perkuliahan, untuk S2 banyak sekali literatur yang harus dibaca. Tapi, India terkenal murah dalam hal harga buku dari penerbit internasional berbahasa Inggris baik itu Oxford University Press, Palgrave MacMillan, Penguin, Sage dll. Di kelas rata-rata sudah banyak menggunakan bahasa Inggris bahkan sejak SD.

Bagaimana dengan dosennya?

Dosen-dosen di kampus saya terbilang memiliki karya luar biasa sebagai penulis di jurnal dan penerbitan internasional yang uniknya mereka tetap terlihat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.Uniknya lagi, di jurusan ilmu sosial, biasanya ujian bisa sampai berlembar-lembar untuk jawabannya karena semakin banyak jawaban berarti juga diartikan juga banyak membaca buku. Makanya budaya baca juga sangat kuat di India.

Mahasiswanya seperti apa?

Mahasiswa India di kampus saya berlatarbelakang bermacam-macam dari ekonomi rendah sampai tinggi, termasuk kasta, bahasa dan agama yang berbeda-beda. Dan mereka pekerja keras, karena biasanya mereka ingin masuk PNS.

JNU sendiri seperti kampus apa kalau disejajarkan di Indonesia?

JNU adalah salah satu kampus terbaik di India, karena berada posisinya di ibukota India dan memiliki reputasi yang baik, maka menurut saya seperti Universitas Indonesia (UI). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.