Covid-19 Mengganas, Ketua Muslimat: Polisi Hongkong Tangkap Warga yang Langgar Aturan

oleh
Polisi mengawasi ketat warga asing yang biasanya berkumpul di hari Minggu atau berjualan di tempat tertentu di Hongkong. (Foto: beritaindonesia.hk)

HONGKONG|DutaIndonesia.com – Pemerintah Kota Hongkong semakin tegas menerapkan aturan bagi warganya terkait pengendalian wabah Covid-19. Pasalnya, angka kasus Covid-19 melonjak tajam di negeri bekas koloni Inggris itu. Covid-19, termasuk Omicron, mengganas di kota ini.

Otoritas kesehatan Hong Kong melaporkan 1.347 kasus Covid-19 yang baru, dengan 3.000 orang lain dinyatakan positif awal. Di antara jumlah kasus baru itu ada 1.283 kasus Omicron dan 14 kasus Delta lain.

Hingga Sabtu (12/2/2022) Hongkong telah mengalami total 8.300 kasus Covid-19 lokal, 55 persen sudah menerima dua suntikan vaksin. Empat belas persen berusia di bawah 18 tahun, sementara 11 persen lebih tua dari 65 tahun.

Kepala Manajer Otoritas Rumah Sakit untuk layanan klinis terpadu, Larry Lee Lap-yip, mengatakan empat orang berada dalam kondisi kritis. Mereka termasuk seorang gadis berusia tiga tahun, dan tiga orang lanjut usia masing-masing berusia 80, 84, 97 tahun.

Baca Berita Terkait: Hongkong Kewalahan Atasi Lonjakan Kasus Covid-19

“Rumah sakit umum menampung pasien di luar kapasitas karena fasilitas isolasi penuh,” kata Lee. Untuk memastikan sistem medis publik tidak runtuh, yang rentan dan pasien dalam kondisi serius akan diprioritaskan ketika datang ke tempat isolasi di rumah sakit.

Pasien dalam kondisi stabil akan dipindahkan dari Rumah Sakit Lantau Utara Pusat Pengendalian Infeksi Hongkong ke pusat perawatan komunitas di Asia World-Expo.

Baca Berita Terkait: Covid-19 Melonjak di Hongkong, Ketua Muslimat HK Minta PMI Lebih Berhati-hati

Orang-orang muda dan orang-orang dengan gejala ringan diminta untuk menunggu dengan sabar di rumah, dan menelepon hotline untuk meminta nasihat pengobatan selama mereka menunggu.

Layanan non-darurat di rumah sakit akan dikurangi secara dramatis, dan layanan reguler dapat ditangguhkan, kata Lee.

No More Posts Available.

No more pages to load.