Dihadiri Bupati dan Pembina AKD Jatim, AKD Bojonegoro Mantapkan Program

oleh
Para kades anggota AKD Bojonegoro berfoto bersama Bupati Dr Hj Anna Mu’awanah usai acara arisan Jumat 25 Februari 2022.

BOJONEGORO|DutaIndonesia.com – Asosiasi Kepala Desa Bojonegoro (AKD Bojonegoro) langsung tancap gas. Segera setelah dikukuhkan oleh Bupati Dr Hj Anna Mu’awanah di ruang Angkling Dharma Gedung Pemkab, Rabu (23/2/2022), AKD Bojonegoro langsung menyusun program kerja.

Setelah dikukuhkan langsung oleh Bupati, dalam acara penyusunan program kerja ini juga hadir secara langsung Bupati Anna Mu’awanah. Acara yang digelar di Hotel Layung, Dusun Panjunan, Desa Kalitidu, Kec. Kalitidu Kab. Bojonegoro, Jumat 25 Februari 2022 tersebut dihadiri 140 kades—dari total seluruh kades yang ada di daerah ini berjumlah 419 orang. Hadir pula Pembina AKD Jatim Dwi Putranto Sulaksono serta Sekjen Saifulllah Mahdi.

Para kades di Bojonegoro berfoto bersama Pembina AKD Jatim Dwi Putranto Sulaksono.

Untuk menjaga rukun guyup para kades, AKD Bojonegoro antara lain membuat program arisan. Untuk Gelombang 1 sudah terbentuk beranggotakan 39 kades dengan nama Srikandi. Gelombang 2 melibatkan 140 kades dengan nama Arjuna. Sedangkan Gelombang 3 rencananya beranggotakan 120 kades dan Gelombang 4 rencananya 120 kades. Sementara yang sudah berjalan baru 2 gelombang arisan. Acara penyusunan program AKD Bojonegoro Jumat kemarin digelar bersamaan acara arisan Gelombang ke-2.

Ketua AKD Bojonegoro, H.R. Ghozali Dwianto, SE, kepada DutaIndonesia.com, mengatakan, AKD Bojonegoro selalu solid, kompak, dan rukun. Karena itu, diharapkan semua program AKD dalam mendukung Pemerintah, dalam hal ini Pemkab Bojonegoro, akan berjalan lancar. Terutama dalam membangun daerah serta mensejahterakan masyarakat di desa.

“Ke depan AKD harus tambah solid, tambah kompak, dan selalu rukun. Untuk itu harus menjalankan tupoksi kepala desa sebagai kepala desa,” katanya.

Video AKD Jatim dan Bank Mandiri sinergi membangun desa mandiri.

Program AKD Bojonegoro, kata dia, bersama Bupati dan jajarannya bersama-sama membangun Bojonegoro. Menjaga keharmonisan antar semua pihak, menghindari konflik, dan menjaga loyalitas kepada pimpinan, yang dalam hal ini adalah Pemkab Bojonegoro.

“Jangan ada konflik. Loyalitas pada pimpinan dalam hal ini Pemkab Bojonegoro. Adanya AKD jangan meng-embargo pemerintah. AKD Bojonegoro selalu GUYUB, RUKUN dan SEJAHTERA,” katanya.

Bupati Anna pun menyambut positif komitmen AKD dalam membantu Pemkab membangun Bojonegoro. Bupati berharap agar AKD menjadi wadah komunikasi yang baik antara Pemkab dengan kepala desa. “Dan sebaliknya antara kepala desa dan pemkab. Harus ada sinergi yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pembina AKD Jatim Dwi Putranto Sulaksono, memberi pengarahan agar kepala desa bisa membawa desanya menjadi desa yang mandiri. Desa yang makmur sejahtera. Salah satu program AKD Jatim untuk membangun desa antara lain dengan menjadikam Kepala Desa menjadi “manajer” bagi Bank Mandiri guna melayani warganya dalam mengakses semua fitur perbankan.

Dengan menjadi agen Bank Mandiri, kata dia, para kades bisa memberi kemudahan bagi warganya untuk melakukan aktivitas seperti transfer uang, mengajukan pinjaman, hingga menabung. Warga desa pun menjadi melek perbankan atau bankable, di mana kades bisa bertindak sebagai penjamin bila mengajukan kredit perbankan.

“Semua keperluan layanan perbankan bisa dilakukan oleh Pak Kades, sehingga baik Pak Kades maupun masyarakat bisa mendapat keuntungan. Kita berharap agar bisa tercipta desa mandiri, perekonomiannya pun maju,” katanya. (gas/bdh)

Video rencana Musda AKD Jatim 15 Maret 2022 mandiri memakmurkan desa.

No More Posts Available.

No more pages to load.