Raja Minyak Arifin Panigoro Meninggal Dunia di Amerika

oleh
Arifin Panigoro, raja minyak asal Gorontalo, meninggal dunia di Amerika Serikat (detik.com)

JAKARTA|DutaIndonesia.com – Pengusaha yang sekaligus pemilik PT Medco Energi Internasional Tbk, Arifin Panigoro, meninggal dunia pada Senin 28 Februari 2022 hari ini pukul 03.29 WIB. Arifin wafat setelah dirawat di Mayo Clinic, Rochester, Amerika Serikat.

Public & Internal Relations PT Medco Energi Internasional Tbk, Leony Lervyn, mengatakan, sampai saat ini jenazah almarhumah belum diterbangkan ke Indonesia dari Amerika. Hal itu karena masih harus menunggu sejumlah rangkaian standar administrasi.

“Sampai saat ini kita masih rapat keluarga, dan sampai saat ini jenazah masih belum diterbangkan dari Amerika, masih menunggu proses administrasi juga satu sampai dua hari ke depan, nanti akan kita kabari lagi,” kata Public & Internal Relations at PT Medco Energi Internasional Tbk Leony Lervyn Senin (28/2/2022).

Saat dikonfirmasi untuk proses pemakaman, Leony mengatakan masih akan menunggu hasil rapat dan kepastian dari kelurga besar. “Kita juga harus koodinasi terlebih dulu bersama keluarga, masih ada pengurusan administrasi juga di Kemenlu, jadi belum tahu,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Anggota Wantimpres Lucky Djani membenarkan kabar berpulangnya pengusaha Arifin Panigoro meninggal dunia pada Senin (28/2/2022) pukul 03.29 WIB.

“Iya benar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Arifin Panigoro sekarang menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Semasa hidupnya, Arifin Panigoro adalah pengusaha sukses di Indonesia. Sosok asal Gorontalo ini memiliki peran penting di industri minyak Indonesia sejak periode 1980-an silam.

Mengutip cnbcindonesia.com, Arifin Panigoro dikenal sebagai pendiri Meta Epsi Drilling Company atau PT Medco Energi Internasional Tbk. Dia sudah menggeluti bisnis di industri emas hitam sejak sekitar 40 tahun lalu.

Selama memimpin Medco Energi Internasional, Arifin membuktikan bahwa pengusaha Indonesia bisa memiliki dan mengelola perusahaan minyak bumi dengan kualitas yang tak kalah dibanding korporasi asing.

Keberhasilan Arifin membangun Medco Energi pada 1980 silam diikuti langkahnya mengakuisisi berbagai blok migas internasional di Indonesia. Pada 1994 silam, Arifin membawa perusahaan yang didirikan melantai di Bursa.

Kehebatannya mengelola Medco Energi membuat banyak orang menjuluki Arifin sebagai ‘Raja Minyak dari Gorontalo’. Di bawah pimpinan Arifin, Medco Energi juga berhasil mengakuisisi perusahaan tambang Newmont dan blok migas di Natuna dari ConocoPhillips pada 2016 silam.

Selain dikenal sebagai pebisnis ulung, pria kelahiran 14 Maret 1945 ini juga sempat menjadi anggota PDI Perjuangan pada kurun 1999 – 2005. Arifin sempat menjadi Ketua Fraksi PDIP di DPR RI pada 2022 – 2003.

Setelahnya, Arifin dan beberapa temannya mendirikan partai sendiri bernama Partai Demokrasi Pembaruan. Karena kepiawaiannya dalam berbisnis, lulusan Teknik Elektro ITB ini mendapat penghargaan Doktor Kehormatan di Bidang Technopreneurship dari almamaternya pada 2010 silam.

Selain itu, Arifin juga meraih penghargaan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden RI pada 2019 silam. Penghargaan tersebut diterima Arifin karena dinilai berjasa bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara selama ia hidup.

Sejak Desember 2019, Arifin dilantik menjadi anggota Wantimpres Jokowi. Usai dilantik Jokowi, Arifin mengaku sempat mendapat pesan khusus darinya agar bisa mengentaskan banyaknya penderita TBC di Indonesia.

“Jokowi menyampaikan, ‘Ini Pak Arifin, Bu Arifin, saya kaget masih banyak kasus TBC di Indonesia’,” kata Arifin kala itu.

Pesan khusus tersebut tak salah diberikan Jokowi kepada Arifin Panigoro, karena sosok yang dikenal dekat dengan Jokowi ini memang memiliki concern tinggi terhadap persoalan kesehatan dan upaya memberantas penyakit tersebut dari Indonesia. (hud)