Wapres: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama & Sains!

oleh

PONOROGO|DutaIndonesia.com – Selain menghadiri langsung acara panen pisang cavendish di Demplot Desa Pulung Ponorogo, Jawa Timur, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin juga mengunjungi Pondok Pesantren Walisongo di Jalan Sunan Kalijaga, Ngabar, Siman, Ponorogo, Rabu (30/3/2022). Dalam kesempatan itu Wapres meresmikan Gedung Islamic International Junior School Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mambaul Huda.

Saat memberikan sambutan, Wapres meminta agar para santri bersemangat menguasai ilmu agama dan sains. Kiai Ma’ruf mengawali wejangan tersebut saat berbincang langsung dengan santri dari pondok pesantren tersebut. Yang pertama adalah santriwati asal Ponorogo alias warga daerah setempat.

“Ini nyantri sekarang sudah di tingkat apa?” tanya Kiai Ma’ruf.

“MA…,” jawab santriwati.

Si santriwati mengaku sudah kurang lebih lima tahun menimba ilmu di pondok pesantren tersebut. Kiai Ma’ruf pun menanyakan cita-cita dari santriwati itu.

“Ingin jadi diplomat,” ujar santriwati.

“Luar biasa ini, menjadi diplomat luar negeri begitu..?” tanya Kiai Ma’ruf.

“Iya..!” jawabnya sambil menyatakan ingin masuk Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

“FISIP ya, ilmu sosial politik. Mudah-mudahan, barakallah,” kata Kiai Ma’ruf.

Wapres kemudian melanjutkan perbincangan dengan pemuda yang juga santri pondok pesantren itu. Remaja itu mengaku berasal dari Solo dan sudah tiga tahun menimba ilmu hingga kini berada di kelas 2 Madrasah Aliyah.

“Apa cita-cita ke depan, mau jadi apa?” tanya Wapres.

“Cita-citanya jadi profesor,” kata si santri.

Santri tersebut berkeinginan menjadi seorang ilmuwan di bidang matematika. Lepas dari pesantren, dia bermaksud mencoba untuk menuntut ilmu ke Korea.

“Mudah-mudahan jadi profesor matematika, amiin,” kata Wapres mendoakan.

Wapres Ma’ruf Amin menyatakan, negara tentu membutuhkan pemuda-pemudi yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu, sehingga memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan punya daya saing bukan hanya di tingkat nasional, namun juga internasional.

“Karena itu saya senang para santri, saya juga santri dulu, saya sama santri juga, walaupun sekarang jadi Wakil Presiden tapi saya santri. Oleh karena itu saya senang kalian punya semangat tinggi, untuk menjadi diplomat, menjadi profesor di bidang matematika berbasis Pesantren, ini luar biasa,” kata Wapres.

Menurutnya, kunci kemakmuran adalah penguasaan ilmu pengetahuan. Terlebih, menimba ilmu merupakan salah satu perintah Tuhan kepada manusia, yakni Allah meminta manusia memakmurkan bumi.

“Mudah-mudahan ini menjadi model yang ingin kita kembangkan, yang menguasai ilmu agama tetapi juga sains dan teknologi dan ilmu pengetahuan lainnya,” kata Wapres Ma’ruf Amin menandaskan.

Kunjungan Wapres di Ponorogo ini sempat diwarnai aksi demonstrasi. Sebanyak 50 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ponorogo Bergerak melakukan aksi demo di Perempatan Jeruk Sing menyambut kunjungan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Mereka menyuarakan mahalnya minyak goreng. Massa mahasiswa menilai pemerintah gagal dalam menjalankan tugasnya menekan harga minyak goreng yang melambung tinggi dari harga sebelumnya akibat perbuatan mafia.

Korlap Aksi, Aldila Mayang Putri Rahayu mengatakan aksi ini mengungkapkan fakta yang ada saat ini terutama soal kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng. “Aksi ini juga karena minyak goreng di Ponorogo langka dan per liternya mencapai Rp 25 ribu, di toko besar kecil semakin sedikit,” tutur Aldila kepada wartawan, Rabu (30/3/2022). (ant/det)

No More Posts Available.

No more pages to load.