Mengapa Es Krim Turki Enak Jadi Atraksi? Ini Rahasia dan Videonya

oleh
Es Krim Turki yang elastis menjadi enak untuk dimainkan sebagai atraksi yang menghibur pembelinya. (foto tangkapan layar video Youtube DutaJatim TV)
Video aksi penjual Es Krim Turki di acara pernikahan Bima dan Dessy.

SURABAYA|DutaIndonesia.com – Es krim Turki semakin disuka di Indonesia. Es krim ini dikenal karena aksi penjualnya yang menarik dan menggemaskan, meski ada juga yang sempat jengkel, dan mengerjai balik si penjual. Pasalnya, si penjual es krim Turki biasanya suka mengerjai pembelinya dengan tangannya yang cekatan mirip pesulap.

Bahkan, es krim turki juga dhadirkan di acara-acara pernikahan atau hajatan lain, seperti acara pernikahan Bima dan Dessy dalam video di channel Youtube DutaJatim TV yang menyertai artikel ini. Dalam acara pernikahan Bima dan Dessy itu, booth es krim Turki termasuk paling banyak diserbu para tamu undangan.

Tangan penjual es krim turki dilengkapi tongkat dan juga lonceng yang dipukul untuk menarik perhatian orang. Dia melayani pembeli dengan aksi lucu-lucu yang kemudian disusul aksi mengerjai pembeli. Misalnya pembeli hendak mengambil es krim yang disodorkan baik dengan tangan atau tongkat, tapi kemudian yang didapat hanya tempatnya saja, sedang es krimnya masih berada di tangan atau di tongkat penjual. Aksi ini disambut tertawa, baik oleh pembeli yang dikerjai maupun pembeli yang antre. Namun kadang ada orang yang dikerjai jengkel dengan ulah penjual es krim tersebut.

Namun bukan hany aksi penjual yang membuat es krim turki terkenal, tapi juga rasa dan tampilan es krimnya yang memikat. Es krim khas Turki memiliki tekstur yang lengket, mirip dengan gelato asal Italia. Itulah yang menyebabkan es krim tampak menempel dan menyatu seperti adonan permen yang melekat pada tempatnya saat menjadi bagian dari atraksi penjualnya. Lalu apa rahasianya?

Ternyata, mengutip bobo.grid.id, ada bahan rahasia yang membuat es krim khas Turki bisa sangat elastis dan tidak cepat leleh!

Lantas apa bahan rahasianya itu?

Dalam bahasa Turki, es krim khas Turki itu disebut maraş dondurma. Maraş dondurma banyak digemari karena lengket, elastis, tidak cepat leleh, dan tentu saja rasanya unik dan enak. Seringkali, es krim maraş dondurma tidak diambil menggunakan scoop seperti es krim lainnya, seringkali es krim itu diambil dengan cara dipotong menggunakan pisau daging karena sangat elastis.

Di Turki, maraş dondurma paling banyak dibuat di wilayah Kahramanmaraş. Di sana, banyak pabrik es krim maraş dondurma. Pabrik es krim di Kahramanmaraş membuat banyak sekali rasa maraş dondurma yang bisa dipilih.

Mengutip hipwee.com, es krim tradisional Turki ini tidak akan bisa dibuat tanpa agen pengental yang didapat dari akar tanaman anggrek lokal bernama salep. Sebagaimana dilansir dari Munchies Vice, salep itu sebenarnya dalam Bahasa Arab berarti buah zakar rubah. Mungkin tanamannya menyerupai buah zakarnya rubah? Akar anggrek ini selanjutnya ditumbuk dan dicampurkan ke dalam campuran bahan-bahan es krim pada umumnya seperti susu, gula, dan krim.

Selain pati dari salep yang mengentalkan, ada juga mastic yaitu semacam getah yang memberikan es krim ini tekstur chewy. Bahan-bahan ini biasanya hanya bisa didapatkan di Turki atau negara tetangganya seperti Azerbaijan. Makanya nggak salah sih kalau es krim ini harus di-branding atau dijuluki es krim Turki karena lokal dan tradisional banget!

Jika kamu membeli es krim ini, penjualnya biasanya akan memberikan alat bantu makan seperti sendok sampai bahkan pisau. Pasalnya, es krim Turki emang padat, kental, dan stretchy banget. Selain bahan pengental tradisional di atas, es krim Turki ini juga ekstra kental karena bahan bakunya yaitu susu kambing. Berbeda dengan es krim lain yang harus cepat-cepat dimakan sebelum meleleh, es krim ini bisa kamu bawa jalan-jalan tanpa banyak berubah bentuk. Bahkan selain trik-trik es krim Turki pada umumnya, ada beberapa pedagang yang memotong es krim ini dengan pedang atau gergaji listrik sebagai atraksi! (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.