Ekspor Kopi Arabica Luwak
Menurut Khofifah, dalam mendorong roda perdagangan antar provinsi, perlu menemukenali potensi pasar yang dimiliki baik dalam maupun luar negeri. Sehingga ketika terdapat misi dagang maka tidak sekedar pertemuan penjual dan pembeli tetapi juga investasi serta tidak kalah pentingnya saling menemukenali potensi yang dimiliki antar wilayah.
“Dalam waktu dekat, Jatim akan melakukan misi dagang ke Ambon. Tahun depan jika situasi Covid-19 terus melandai maka akan dilakukan misi dagang ke 12 titik,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga memaparkan skala ekonomi Provinsi Jatim yang notabene adalah terbesar kedua di Indonesia. Hingga triwulan III Tahun 2021, kontribusi Jatim terhadap PDB nasional mencapai 14,54%. Sementara kontribusi Jatim terhadap konstelasi se-Jawa mencapai 25,33%.
Sementara itu, Ketum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid menilai, Gubernur khofifah sangat aktif dan bersinergi mendorong peningkatan perdagangan antar provinsi. Peningkatan ekspor dalam negeri terus konsisten terus dilakukan hingga akhir tahun
Seusai membuka Pameran INAPRO Expo 2021, Gubernur Jatim bersama Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Didi Sumedi, Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, Ketua KADIN Jatim Adik Dwi Putranto meninjau beberapa stand dari berbagai daerah juga stand Bank Indonesia, Bank Jatim, Kadin Indonesia, dan sebagainya.
Selanjutnya juga dilakukan pelepasan ekspor Kopi Arabica Luwak Ijen (roasted coffee) dari PT. Erefindo Jaya Indonesia sebanyak 2,5 Ton ke Fuzhou, China. Sebagai informasi, Pameran yang bertajuk “Local Product To Global Market” diselenggarakan pada tanggal 25-28 November 2021 diikuti sebanyak 97 stand.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan sejumlah MoU. Diantaranya Penandatanganan MoU Pembentukan House of Entrepreneur antara Ketua KADIN Jatim, Kepala Perwakilan BI Jatim, dan Rektor Universitas Ciputra. Penandatanganan MoU antara KADIN Jatim dengan PWI Jatim, antara Jatim dengan HIPMI Jatim.
Penandatanganan MoU Pengembangan SDM antara Ketua KADIN Jatim dengan Dosen Pasca Sarjana Universitas Airlangga. Penandatanganan MoU antara Ketua KADIN Jatim dengan Direktur PT. HM. Sampoerna tentang Pembinaan UMKM, Pemagangan mahasiswa (Program MBKM – Merdeka Belajar Kampus Merdeka). (gas)













