Keamanan Penyeberangan Sungai
Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan selain kejelasan trayek, standar kalaikan angkutan, sertifikasinya nahkoda, juga ada keamanan bagi pengguna sarana transportasi penyeberangan sungai dan danau yang harus benar-benar diperhatikan. Oleh sebab itu Gubernur meminta pihak terkait, dalam hal ini Bupati Walikota, Dinas Perhubungan Pemprov dan Kabupaten Kota untuk segera merapikan regulasinya.
“Semuanya intinya regulasi itu bisa kita rapikan bersama, saya koordinasi dengan Dishub bagaimana kita memastikan karena untuk sertifikasi nahkoda dan untuk kelaikan dari Armada itu dari kewenangan pusat, sementara trayek antar kabupaten kota oleh Dishub Provinsi dan trayek intern Kabupaten – Kota oleh dishub kabupaten – Kota. Mengingat transportasi sungai di Jawa Timur sifatnya penyeberangan jarak pendek dan tidak komersial maka semua regulasi harus dijamin gratis dan cepat ,” jelasnya.
Hal ini dilakukan juga sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna layanan transportasi penyeberangan sungai dan danau.
Gubernur Khofifah mengungkapkan sesungguhnya Pemerintah Kabupaten Tuban dan Bojonegoro saat ini tengah membangun jembatan sebagai percepatan akses dan mobilitas masyarakat dari Tuban ke Bojonegoro atau sebaliknya. Saat ini jembatan Kanor – Rengel ini sedang dalam proses pengerjaan. Untuk itu, Gubernur Khofifah berharap akhir tahun ini jembatan tersebut bisa rampung pengerjaannya dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Sebetulnya penandatanganan jembatan ini saya ikut menjadi saksi waktu itu antara antara wakil bupati Tuban dan Bupati Bojonegoro, Gubernur menjadi saksi,”ungkapnya.
“Mudah-mudahan seperti penjelasan Pak bupati Tuban Insya Allah akhir tahun ini sudah selesai sehingga akses bagi mobilitas masyarakat dari Rengel ke Kanor atau Tuban dan Bojonegoro bisa lebih mudah lebih aman lebih nyaman,” harapnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Jatim, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Riyadi, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono, Kepala Dinas Sosial Jatim Alwi, Kalaksa BPBD Jatim Budi Santoso, Kepala Satpol PP Jatim Hadi Wawan Guntoro, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo. (gas)













