Diaspora Gotong Royong Bangun Masjid Indonesia Pertama di London, Gus Miftah Sumbang Rp 50 Juta, Siapa Menyusul…?

oleh

Dakwah dan Diplomasi

Kiai Said juga mengungkapkan tujuan dari pendirian Masjid Indonesia di London tersebut. Menurutnya, masjid tersebut dapat difungsikan sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan diplomasi Indonesia dengan memaksimalkan jalur second track diplomation.

“Masjid Indonesia di London akan menjadi pusat dakwah Islam yang moderat dan toleran, Islam Nusantara yang menebar rahmatan lil-alamin. Sejalan dengan itu, dukungan Bapak Dubes (Duta Besar) RI di London, Dr. Desra Percaya juga sangat penting,” katanya.

Untuk itu, Kiai Said juga mengajak seluruh warga Nahdliyyin dan warga Indonesia untuk mendukung program Wakaf Gotong Royong yang tengah digalakkan ini.

Senada dengan itu, Dubes RI di London Dr. Desra Percaya mengatakan, masjid Indonesia di London akan menjadi pusat dakwah dan diplomasi yang strategis. Hal ini sejalan dengan misi KBRI London yang mendorong pihaknya mendukung penuh dalam program tersebut.

“Mendukung hubungan yang baik dengan masyarakat setempat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan dan sosial, menjadi wahana mempromosikan karakteristik Indonesia yang menjunjung nilai toleransi. Termasuk membangun citra baik Indonesia di Inggris dan dunia internasional,” tutur Desra.

Untuk diketahui, program pendirian masjid Indonesia di London ini diinisiasi oleh kiai-kiai Nahdliyyin Inggris sejak 20 tahun lalu. Utamanya oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua PCINU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama) United Kingdom, Shandy Adiguna.

“Inisiasi pendirian masjid Indonesia di London ini sudah lebih dari 20 tahun lalu, yang dimulai oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas, juga kiai-kiai lainnya,” kata Shandy.

“Kami merasa penting untuk melanjutkan perjuangan ini, bersama KBRI London, IIC London dan lintas komunitas di Inggris Raya untuk bersama-sama untuk mewujudkan pendirian masjid ini,” lanjut dia lagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.