Sebulan Penuh Batik Indonesia Hiasi Museum di Moskow Rusia

oleh

Cerita di Balik Batik

Para tamu undangan sangat senang dan mengapresiasi pelaksanaan pameran ini. “Bagi saya sebagai seorang pekerja seni, pameran batik ini membuka mata dan memberikan banyak informasi baru tentang batik Indonesia, khususnya terkait beragam motif yang ditampilkan dan cerita di balik setiap helai kain yang dipamerkan”, ungkap ibu Alyona Borshchagovskaya, Direktur Galeria Abad-21, salah satu galeri seni terkemuka di kota Moskow.

“Saya senang sekali mengetahui berbagai cerita di balik tiap motif batik Indonesia. Pameran ini mendorong kembali keinginan saya untuk ke Indonesia lagi guna membeli kain batik Indonesia seperti yang ditampilkan dalam pameran ini”, ujar ibu Svetlana Banit dengan mata berbinar-binar. Ibu Svetlana adalah dosen di Saint Petersburg University yang khusus meluangkan waktu menempuh perjalanan 4 jam dengan kereta cepat dari kota Saint Petersburg ke Moskow, demi menghadiri malam resepsi pembukaan pameran batik ini.

Apresiasi juga datang dari jurnalis yang hadir. “Saya pernah berkunjung ke Indonesia dan ini bukan pertama kali saya melihat batik Indonesia. Sebelumnya saya tidak mengetahui bahwa ternyata banyak sekali ragam motif batik Indonesia. Semuanya cantik dan sangat indah”, ujar Polina Kondrashina, jurnalis senior Kantor Berita Interfax.

Pameran mempersembahkan keindahan 40 koleksi kain batik tulis dan cap dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam motif dan warna. Sejumlah koleksi kain yang ditampilkan merupakan koleksi antik peninggalan keluarga bangsawan di Indonesia. Selain kain batik, pameran juga menampilkan koleksi non-tekstil (batik beyond textile) seperti: cangkir, keramik dan aneka produk rumah tangga yang diproduksi dengan menggunakan desain dan motif batik Indonesia. Dipamerkan pula sejumlah koleksi busana yang menggambarkan penggunaan kain batik secara tradisional dan modern di Indonesia. Pameran juga dirangkaikan dengan kegiatan pelatihan membatik dengan tutor warga Rusia.

Para tamu undangan acara resepsi pembukaan terdiri dari beragam kalangan, seperti pejabat Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia, beberapa Duta Besar dan Wakil Duta Besar negara-negara ASEAN di Moskow, museum, galeri seni, media, akademisi, seniman, pengusaha, serta Indonesianis dan diaspora Indonesia. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.