Syiar Islam
Lebih lanjut, Khofifah berharap MTQ ini tidak hanya dipahami sebagai kompetisi. Namun sesungguhnya merupakan salah satu momentum syiar islam atau dakwah untuk lebih memasyarakatkan budaya baca, tulis dan pemahaman Al-Quran kepada masyarakat, agar kandungan nilai-nilainya dapat teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Apabila hal tersebut sungguh-sungguh kita upayakan, InsyaAllah suasana religius yang sangat terasa pada saat penyelenggaran MTQ ini, tidak berlalu ketika kegiatan ini selesai, namun tetap menjiwai seluruh dinamika kehidupan masyarakat baik di Pamekasan, maupun seluruh masyarakat Jatim,” katanya.
Sementara itu, kepada Kab. Lamongan yang berhasil meraih Juara Umum dalam MTQ kali ini, Khofifah menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih. Ia berharap, para juara di MTQ kali ini tidak berpuas diri, terus mengasah kemampuan dengan berlatih, dan terus mempersiapkan diri untuk MTQ tingkat nasional ke-28 tahun 2022 yang akan digelar di Kalimantan Selatan.
“Tentu kami berharap bisa membawa hasil terbaik bagi Provinsi Jawa Timur, jika Jatim bisa juara umum pada MTQ nasional nanti, maka para bupati dan walikota ikut andil juga, karena yang dikirim ke Pamekasan ini adalah yang terbaik dari yang paling baik, dan telah melalui pembinaan, penguatan, pengayaan serta pelatihan, tentunya dengan doa dan dukungan dari semua,” terangnya.
Sementara itu Bupati Pamekasan Baddrut Taman menyampaikan terimakasih kepada seluruh kafilah dan seluruh pihak yang terus ikut mengawal empat pokok tujuan pelaksanaan atau komitmen MTQ kali ini. Pertama yakni sukses pelaksanaan, kedua sukses protokol kesehatan, ketiga sukses secara ekonomi karena menggerakkan sektor ekonomi Pamekasan terutama UMKM, serta keempat sukses membumikan atmosfer Qur’ani.
“Alhamdulillah berkat pertolongan Allah pelaksanaan MTQ ini berjalan lancar. Kemudian protokol kesehatan juga terus kami kawal dan terus mendampingi kafilah baik di venue, penginapan, rutin kami swab termasuk saat akan penutupan ini. Sekali lagi, bagi kita juara bukan yang utama namun yang utama meletakkan Al Quran di hati kita semua,” pungkasnya.(gas)













