Belum Didengar
Namun ada satu hal yang kami sadari di Amerika adalah bahwa suara Umat Islam, walaupun dengan jumlahnya yang cukup signifikan, masih belum didengarkan. Hal itu karena Umat masih kalah dalam membangun persepsi. Media sebagai alat membangun imej ada dalam genggaman orang lain.
Dan karenanya untuk menyuarakan kepentingan Umat, khususnya upaya melawan Islamophobia diperlukan tangan-tangan lain yang kuat. Dan realitanya masyarakat Yahudi di Amerika memilki tangan-tangan kuat itu. Inilah salah satunya yang kemudian menjadi alasan kenapa Interfaith dengan Komunitas Yahudi ini menjadi intens sejak peristiwa 9/11 di tahun 2001 lalu.
Dalam perjalanan yang cukup panjang itu kami banyak mengakui betapa banyak kesalahpahaman yang terjadi di antara kedua Komunitas ini. Padahal dari sekian banyak agama-agama dunia, Islam dan Yudaisme adalah agama yang paling identikal (most identical faiths).
Dari sekian banyak kesalahpahaman, satu hal pasti yang perlu dikoreksi adalah tendensi generalisasi antara satu dengan yang lain. Dan pastinya tendensi ini tidaklah adil pada komunitas masing-masing. Mereka melihat perilaku segelintir Umat sebagai wajah Umat secara keseluruhan. Demikian pula Umat ini selalu melihat bahwa perilaku pemerintan atau Yahudi Israel mewakili semua orang Yahudi dunia.
Pandangan generalisir seperti ini telah meracuni relasi antara dua Komunitas ini. Kecurigaan bahkan permusuhan yang ada di kepala masing-masing cukup dalam. Apalagi dengan teori konspirasi yang mengatakan bahwa Islam hadir untuk menghancurkan Yahudi. Dan Yahudi adalah sumber segala kejahatan dunia.
Ternyata persepsi itu tidak semuanya benar. Secara umum kami harus akui bahwa sejak terjalin komunikasi intens dengan komunitas Yahudi, mereka kerap berdiri tegap membela hak-hak Muslim di negara ini. Berbagai serangan baik secara fisik atau non fisik (media misalnya) ada saja dari kalangan Komunitas Yahudi yang berani bersuara menentang serangan itu dan membela Komunitas Muslim.
Contoh terdekat adalah ketika Komunitas Muslim Amerika dilabeli Komunitas radikal dengan sebuah dengar pendapat (hearing) di Kongress. Tema yang diusung pada dengar pendapat ini adalah “Radicalization of Muslim community in US” yang dikomandoi oleh Peter King, seorang Kongress dari Long Island New York.












