Disertai Foto Cantik
Di setiap bab, Agoeng memasukkan foto-foto cantik dari para model, mulai model anak-anak, remaja hingga dewasa. Ia juga melengkapi bahasan dengan contoh composite card (Comcard) yang wajib dimiliki model namun selama ini banyak yang belum tahu apa itu comcard.
“Buku ini benar-benar menjadi panduan bagi model karena menyajikan step by step yang harus dilakukannya untuk sukses,” ujar Agoeng.
Melihat lifestyle masyarakat yang makin berubah ke digital selama pandemi, Agoeng memutuskan distribusi dan penjualan buku “Menjadi Model Profesional” di marketplace. Sehingga, orang tua dan remaja di manapun di berbagai daerah di Indonesia bisa membeli buku tersebut dengan mudah. Tinggal klik di gadget, bayar, dan buku bisa mereka terima di rumah.
“Saya berharap buku ini dapat diterima masyarakat dan benar-benar dapat menjadi panduan bagi mereka yang ingin serius menekuni dunia model,” pungkas dia.
Sementara itu, Editor Buku, Dewi Yuhana menambahkan, Agoeng memang cukup cerewet untuk layout buku yang ia kawal halaman per halaman. Ia ingin buku panduan tersebut disajikan dengan apik sehingga orang yang membacanya pun betah membaca sampai akhir.
“Selain tuntutan tinggi untuk layout, keinginan Mas Agoeng yang tidak bisa ditawar adalah, buku ini harus dicetak berwarna meski efeknya membuat biaya cetak cukup tinggi. Karena memang belum ada buku panduan untuk model seperti buku ini,” tandas perempuan yang akrab disapa Hana ini. (ndc/nda)












