Vaksinasi Pelajar Serentak
Tak hanya meninjau proses pelaksanaan vaksin, mulai dari meja registrasi, meja screening hingga penyuntikan vaksin, Panglima TNI, Kapolri, KASAL, beserta Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim juga melakukan penyapaan virtual kepada daerah-daerah yang melakukan vaksinasi pelajar serentak.
Dua daerah yang disapa adalah Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Situbondo. Kepada Kabupaten Bangkalan, Panglima TNI Marsekal Hadi mengatakan tiap-tiap daerah diharapkan bisa memiliki inovasi terkait program-program yang bisa mengakselerasi prosentase vaksin di daerahnya.
“Seperti Bangkalan yang punya Mobil Vaksin untuk menjangkau daerah yang medannya sulit atau seperti Situbondo yang memiliki program Lomba antar Kecamatan terkait capaian vaksin setiap dua minggu sekali. Inovasi-inovasi ini akan mempercepat pencapaian herd imunity di Jatim,” kata Hadi.
Meski masyarakat lebih senang mendapat vaksin jenis Sinovac, Marsekal Hadi menyampaikan kepada Bupati Situbondo untuk terus melakukan sosialisasi terkait ketersediaan vaksin astrazeneca yang aman digunakan.
“Bisa juga dengan menyuntikkan vaksin astrazeneca kepada masyarakat yang betul-betul dalam keadaan sehat,” kata Hadi.
Lebih lanjut, Marsekal Hadi menyampaikan bahwa vaksin telah terbukti efektif menghalau masuknya virus covid-19 ke tubuh kita. Maka dari itu, perlu dilakukan akselerasi melalui gerai-gerai vaksin yang diperluas untuk menyasar lebih banyak lagi masyarakat umum.
Perluasan target vaksinasi ini, menurut Hadi merupakan sebuah bekal untuk melindungi masyarakat dalam kegiatan baik ekonomi, pendidikan maupun industri yang sudah pulih perlahan seiring dengan penurunan asesmen Level tiap daerah yang ditentukan oleh Kemenkes RI. (gas)














