BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

oleh
(Ki-ka) Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar Direktur, Utama Garudafood Hardianto Atmadja dan Direktur Garudafood Robert Chandrakelana Adjie berbincang-bincang dalam acara Signing Ceremony & Corporate Meeting dalam rangka pembiayaan Rp1 triliun BNI kepada Garudafood, Selasa (30/11/2021).

Konsisten Menyerap Kredit

Perbankan pun cukup terbantu lantaran industri FMCG memiliki kualitas kredit terjaga dan bahkan terus menyerap kredit perbankan secara konsisten.

“Fasilitas pembiayaan ini menunjukkan komitmen BNI untuk meningkatkan pembiayaan pada sektor manufaktur seperti pada industri makanan dan minuman. Terlebih, sektor ini menjadi salah satu dari 5 sektor prioritas pemerintah dalam implementasi ekonomi sirkular, yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Royke menuturkan BNI sebagai Bank International pun memiliki solusi keuangan yang lengkap untuk membantu Garudafood yang saat ini telah mampu menembus pasar ekspor ke 26 negara berfokus di negara-negara ASEAN, China, dan India.

“Kami juga memiliki basis data pelaku usaha internasional lengkap yang nantinya akan menjadi Garudafood untuk lebih meningkat penetrasi luar negerinya,” imbuhnya.

Direktur Utama Garudafood Hardianto Atmadja menyampaikan pihaknya mengapresiasi komitmen, serta langkah proaktif untuk membantu akselerasi kinerja perseroan di tengah masa pemulihan ekonomi. “Kami berterima kasih kepada BNI karena telah memberikan kepercayaan kepada kami dalam pengajuan kredit investasi untuk keperluan refinancing sebagian dari kredit sindikasi yang sudah ada,” sebutnya.

Dia melanjutkan perseroan terus mencari terobosan yang lebih baik, lebih efisien namun tetap menjaga kualitas untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. “Kami optimis bahwa Garudafood dapat terus meningkatkan tren kinerja positif hingga akhir tahun 2021 dan akan lebih baik lagi di tahun depan.’ ujar Hardianto Atmadja, Direktur Utama Garudafood,” imbuhnya.

Sebagai informasi, di tengah perlambatan ekonomi yang sempat kembali terjadi akibat hantaman gelombang kedua pandemi Covid-19 di sebagian wilayah Indonesia, kinerja Garudafood di YTD 3Q2021 mencatatkan kinerja positif di YTD 3Q2021 dengan total penjualan bersih sebesar Rp6.369 miliar atau tumbuh 10,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih yang dibukukan juga mengalami peningkatan sebesar 87,6% atau Rp370 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan diikuti dengan laba per lembar saham yang juga tumbuh sebesar 48,9%.

No More Posts Available.

No more pages to load.