Buka Pameran UMKM MTQ, Gubernur Khofifah: Tahun 2030 80% Ekonomi Dunia Dipengaruhi UMKM

oleh
Gubernur Khofifah saat meninjau produk UMKM berupa sepatu dan batik saat pameran produk UMKM menyambut MTQ XXIX Jatim di Pamekasan Rabu 3 November 2021. (Foto MASDAWI DAHLAN)

PAMEKASAN|DutaIndonesia.com –Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan apa yang dilakukan Pemkab Pamekasan menggelar pameran dagang produk UMKM dalam meramaikan  MTQ XXIX Jatim di Pamekasan merupakan bagian yang penting. Hal itu  mengingat background ekonomi Jawa Timur saat ini 57,25 % adalah UMKM.

Khofifah mengungkapkan hal itu pada saat memberi sambutan dalam acara Peresmian Pameran Produk UMKM Pamekasan yang digelar dalam rangka MTQ XXIX Jatim di Pamekasan, di lahan eks RSUD Pamekasan Jalan Kesehatan Pamekasan, Rabu (3/11/21) kemarin.

Dia menceritakan tokoh ekonomi retail Jack Ma pendiri Alibaba, pernah memprediksi pada tahun 2030 nanti, orang akan masuk dalam sector UMKM dalam jumlah yang sangat  besar.  Dia sebut 80 % ekonomi dunia di tahun 2030 akan sangat dipengaruhi UMKM. 

“Dia menyebut tahun 2030 kira-kira UMKM ini 99 % akan transaksi secara online. Oleh karena itu, yang sapu tangan biru, WUB, semuanya apa yang sudah disiapkan dari mart mart yang sekarang sudah dipersiapkan oleh Bupati memang proses untuk transformasi digital adalah sebuah keniscayaan,” ungkapnya. 

Dia melanjutkan, Jack Ma bukan hanya mengungkapkan tentang pentingnya digitalisasi system, 85% akan e commerce. Jadi 85 % akan transaksi lewat online. Format yang memungkinkan dibangun partnership dengan berbagai platform, adalah sebuah kebutuhan. 

“Oleh karena itu, terus bersinergi bangun koneksitas yang lebih intensif antara tim dari Perindag Pemprov dan tim perindag Pemkab atau KUKM Provinsi dengan kabupaten Pamekasan, karena memang banyak sekali koneksitas yang  memang harus kita bangun penguatannya,” ajaknya.  

Jika  99 % akan online dan  85 % akan e- commerce, lanjut Khofifah, maka ini sebuah tuntutan transformasi digital untuk  bisa saling membangun transaksi perdagangan lebih luas lagi. Pemprov Jatim, kata dia,  sudah menyiapkan ekosistem antara lain rumah kurasi yang kemudian oleh Perindag di transformasikan dalam ‘’Pondok Kurasi’’.

“ Jadi produk UKM, produk makanan, kripik, pertama bawa sertifikasi halal dari MUI ini pastikan, biasa kalau saya keliling,  saya pastikan ada sertifikasi halal yang memungkinkan ini bisa bisa membangun market yang lebih luas lagi,” katanya.  

Produk makanan minuman, kata dia,  adalah andalan Jawa Timur. Karena itu penting kalau ada kerajinan tangan juga ada rumah kurasinya. Sekarang rata-rata 120 -140 item dikurasi , dengan begitu kalo ada kebutuhan yang lebih besar , marketnya meminta dalam jumlah besar yang sudah dikurasi, relative mudah dikontrol. 

“Beriringan pelaksanaan MTQ Jatim ke XXIX di Pamekasan ada pameran dagang, ini menjadi bagian dari showcase sekaligus show berbagai produk yang ada di Pamekasan. Semoga yang didisplay menemukan market yang memberikan kontinuitas dan ketemu market yang bagus. Maka suplaynya akan terus jalan. Masyarakat pelaku UMKM akan makin sejahtera dan suskes usahanya,” katanya. 

Sementara itu Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan Pamekasan memiliki program Wira Usaha baru (WUB). Dari WUB ini, kita Pamekasan memiliki millennial talent hub. Anak muda dilatih membangun etos serta komitmen mambangun wira usaha itu, setiap bulan dikumpulkan berdiskusi untuk bisa  mendorong bagaimana perpaduan antara revolusi industry 4.0 dengan model pendekatan jual beli yang cepat. 

“Insya Allah dalam minggu ini, kita akan launching Wamira warung milik rakyat. Wamira ini kita branding kita bantu AC kita bantu manajemen baru isinya didalamnya harus 60% produk UMKM yang sudah dilatih. Mulai hulu, hilir, tengah, kita fasilitasi yang offline. Yang online, kita dorong bermitra dengan tokok online dan Alhamdulillah sebagian besar sudah bisa dijual di online,” ungkapnya. (mas)

No More Posts Available.

No more pages to load.