Borong Jeruk dan Produk Kerajinan
Khofifah menyebut kunjungannya ke sentra kerajinan produk kerajinan kulit berangkai dengan peninjauan vaksinasi dan diawali dengan ziarah ke makam pahlawan nasional yang juga gubernur pertama Provinsi Jawa Timur yaitu dalam rangka menyerap aspirasi pelaku UKM dan mengecek serta memastikan sektor ekonomi di kawasan ini berjalan dengan baik pasca kebijakan PPKM Darurat sejak Juli lalu.
“Menurut pemiliknya selama pandemi Covid-19 ini omset turun bahkan lebih 50% dari yang biasanya mereka dapatkan sebelum pandemi. Semoga dengan kondisi pandemi Covid-19 di Jatim yang terus melandai, termasuk kabupaten Magetan yang menurut asesmen level kemenkes telah masuk level 1 maka geliat ekonomi masyarakat di Magetan ini harus terus didorong agar tumbuh lebih cepat, tentunya tetap harus berseiring dengan protokol kesehatan yang ketat diikuti percepatan vaksinasi,” katanya.
Selain membeli berbagai produk di Sentra Kerajinan Kulit Magetan, Khofifah juga memborong jeruk bali yang ditawarkan pedagang di sepanjang jalan. Khofifah juga membagikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarat sekitar.
Sementara itu, Lusi, salah satu pemilik toko ini pun mengaku senang tokonya didatangi oleh Gubernur Khofifah. Ia berharap kedatangan orang nomor satu di Jatim ini bisa ikut mendorong penjualan produk kerajinan kulit khas Magetan.
“Saya senang sekali sekaligus berterimakasih Ibu Gubernur berkenan rawuh dan datang ke toko kami. Semoga ke depan penjualan kami semakin laris dan pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan sektor wisata kembali normal” katanya.
Sebelumnya, Bupati Magetan Suprawoto mengatakan bahwa Sentra Kerajinan Kulit di Jalan Sawo Magetan ini selalu ramai pengunjung yang berwisata. Karena saat ini masih pandemi Covid-19, tentu sangat berdampak pada jumlah pengunjung atau pembeli yang datang.
“Kunjungan Ibu Gubernur ke tempat ini selain melihat dan meninjau tentunya mampu memberikan semangat tersendiri bagi perajin di Magetan untuk terus berusaha dan eksis. Semoga Covid-19 segera terkendali sehingga ekonomi segera pulih termasuk di Magetan,” pungkasnya. (gas)












