SURABAYA|DutaIndonesia.com – Inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim yakni Samsat 4.0: Transformasi ATM Samsat dengan bukti bayar dan pengesahan berbasis QR Code, berhasil meraih Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021 dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021.
KIPP sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) untuk memberikan penghargaan inovasi pelayanan publik kepada Kementerian/Lembaga/BUMN. Ajang ini juga bertujuan membiasakan budaya berinovasi di kalangan birokrasi dan juga menjadi inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Penyerahan penghargaan KIPP tersebut dilakukan secara virtual dan disaksikan langsung oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo. Penghargaan tersebut diterima Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (9/11/2021).
Selain Pemprov Jatim, beberapa pemerintah kab/kota di Jatim juga berhasil masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik. Yakni Pemkab Banyuwangi dengan inovasi Penggunaan Lampu Tingkatkan Produksi Buah Naga (Puting Si Naga), dan Pemkab Gresik dengan inovasi SIGAP-RTLH (Sistem Informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni).
Kemudian Pemkab Ngawi dengan inovasi VENUE MEGAH BERBASIS IKSENGA (Intervensi Keluarga Sehat Melalui Kunjungan Rumah Berbasis Indeks Keluarga Sehat Kabupaten Ngawi), serta Pemkot Malang dengan inovasi Si Ikan Nila (Sentra Intensif Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok).
Atas diraihnya penghargaan Samsat 4.0 tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya terutama kepada jajaran Bapenda Jatim bersama mitra strategis yakni Polda Jatim yang terus berupaya memberikan layanan yang cepat, efektif dan efisien bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Jatim.
“Selamat kepada Bapenda Jatim dan instansi mitra seperti Polda Jatim yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya untuk semakin memudahkan masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotornya,” katanya.












