Pempek Balap Jambi
Salah satu mitra binaan Rumah BUMN Jambi yang dikelola oleh PLN, Pempek Balap Jambi adalah salah satu contoh mitra binaan yang mampu berkembang hingga ke pasar internasional. Pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, Pempek Balap Jambi mengalami penurunan omzet yang kemudian melalui bantuan pinjaman kemitraan dan program pembinaan yang dilakukan, saat ini usaha Pempek Balap Jambi dapat merambah pasar internasional dan bahkan berhasil membuka outlet ke-3 di Mall WTC Jambi.
Pengelola Rumah BUMN PLN Jambi, Agung Yudha Prawira menyebutkan dalam membinaan UMK ini bukan tanpa tantangan, beberapa aspek tantangan pembinaan UMK. Pertama, dari sisi aspek pengenalan jenis produk. Tak sedikit UMK yang datang ke rumah BUMN untuk mendapatkan pembinaan tidak tahu pengetahuan tentang produk dari barang produksinya. Hal ini menjadi tugas PLN membantu UMK dalam pengenalan bisnisnya.
Tantangan berikutnya adalah masalah keuangan. “Dari perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) saja mereka masih kebingungan, lalu soal pemisahan keuangan penjualan dan rumah tangga sampai pada akses permodalan yang sulit didapat karena tak sedikit UMK yang masih kurang pengetahuan bagaimana sistem budgeting dan pengelolaan keuangan,” papar Yudha.
Selain itu, kata Yudha dari sisi penjualan dan promosi juga menjadi kendala UMK. Kemajuan teknologi tak banyak terserap di daerah, sehingga banyak UMK yang kebingungan cara memasarkan dan mengemas produknya untuk bisa bersaing di pasar.
“Kami membantu para UMK untuk bisa menggunakan teknologi dan juga meningkatkan pengemasan produk sehingga hasilnya bisa bersaing di pasar,” ujar Yudha. (gas)













