PAMEKASAN| DutaIndonesia.com – Pengusaha Pamekasan, Madura, H. Ali Zainal Abidin (Bang Ali), bersama Barisan Relawan (BASHRA) Bani Insan Peduli (BIP) dan Central 88 Gold & Jewellery, melakukan aksi sosial yang unik. Bang Ali dan timnya melakukan pembagian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite secara cuma-cuma bagi pengendara sepeda motor yang membeli BBM subsidi ini di semua SPBU di daerah berjuluk Gerbang Salam tersebut.
Dan inisiatif yang awalnya direncanakan skala kecil ini ternyata menjadi viral karena antusiasme masyarakat sangat tinggi di SPBU. Gerakan peduli masyarakat ini pun akan diperluas.
Kepada DutaIndonesia.com, Sabtu (3/10/2026), Bang Ali menjelaskan bahwa, kegiatan sosial bagi-bagi BBM gratis ini melibatkan hampir merata di SPBU- SPBU yang berada di Pamekasan. Aksi ini dikelola oleh relawan BIP yang sengaja memilih BBM jenis Pertalite dan bukan Pertamax karena segmen penggunanya adalah masyarakat menengah ke bawah.
“Kami ingin berbagi sesuatu hal yang memang paling dibutuhkan masyarakat saat ini, yaitu BBM. Prinsipnya kami memberikan apa yang disukai masyarakat untuk mendapatkan kebaikan, insya Allah menjadi pahala,” kata Bang Ali.
Program BBM gratis ini, kata Bang Ali, melibatkan hampir seluruh SPBU secara acak untuk menjaga ketertiban umum. Bahkan, program ini dirancang tidak hanya di Pamekasan saja tapi juga menyasar Sumenep, Sampang, dan Bangkalan.
“Insya Allah berlanjut ke Surabaya, hingga daerah lain di Jawa Timur, bila memungkinkan. Namun perluasan ini kemungkinan kecil terkendala relawan yang saat ini masih mayoritas fokus di pusat. Ya di Pamekasan ini. Hingga saat ini sekitar 40.000 hingga 50.000 liter BBM telah terserap. Relawan di lapangan mengatur pembagian, sekitar 2,5 liter hingga 3 liter per kendaraan sepeda motor, agar bantuan merata dan tidak melebihi kapasitas tangki kendaraan,” kata Bang Ali.
Motivasi membagi BBM gratis ini didasari oleh ajaran agama agar memberikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, di mana saat ini BBM merupakan kebutuhan pokok yang sangat dinantikan warga. “Bahkan mereka sampai rela mengantre lama di SPBU,” ujarnya.
Hambatan di lapangan saat pelaksanaan program BBM gratis ini adalah durasi àntreàn yang pànjang di SPBU.
Penyelenggara berupaya mempercepat proses pengisian BBM agar masyarakat tidak menunggu làma mengingat operasionalnya dari sekitar pukul 16.00 ditutup pàda pukul 18.00 sore.
“Kami selaku penyelenggara berencana melànjutkan program ini dan menàmbahkan program LPG gratis pada bulan depàn. Program ini murni àksi sosial, kegiatan kemanusiaan, tanpa agenda làin. Kami mengedepànkan azas gotong royong, serta bersinergi dengàn pemerintah kabupaten setempat dan relawan,” ujar Bang Ali.
Ketika ditanya terkait pendanaan untuk aksi sosial ini dengan keberadaan toko Emas Central 88, ia membenarkan usaha itu merupakan fondasi pendanaan BIP. Selama ini usaha ini bersama BIP sendiri mengusung konsep MBG (Membeli adalah Berbagi).
“Kami minta dukungan doa agar tetap sehat untuk terus bermanfaat bagi masyarakat luas dan mengajak dukungan awak media untuk keberlangsungan unit usaha pendukung aksi sosial tersebut,” katanya.
Sejak dibuka pada 30 Agustus 2026 lalu, hingga saat ini terlihat antusiasme warga Pamekasan membeli emas di toko tersebut. Bang Ali menyebutkan hasil dari usaha ini juga untuk membina sekitar 6.000 anak yatim di Madura. Selain itu, pembinaan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain seperti Yogyakarta, Lamongan, Malang, Jakarta, dan Surabaya.
Untuk tahap awal, Ali menargetkan 5.000 anak yatim akan menerima santunan dari hasil penjualan emas bulan pertama Central 88. InsyaAllah bulan ini kami sudah siapkan santunan untuk 5.000 anak yatim. Dana itu murni dari hasil penjualan emas di toko ini, ujarnya.
Aksi sosial ini menarik juga lantaran menjadi bakti dari seorang anak kepada orang tuanya. Bang Ali menjelaskan bahwa kata “BANI” dalam BIP itu sendiri artinya Bakti Anak Nurani Ibu. (Roz)












