Alhamdulillah, Calon Jamaah Haji Tetap Bersyukur

oleh

Apalagi, menurut Budiono, selama ini ia telah mempersiapkan rencananya untuk berangkat haji dengan baik. Budiono dan istri merupakan calon jemaah yang rencananya akan diberangkatkan melalui embarkasi Solo. Persiapan mulai dari sarana berhaji, persiapan fisik, hingga persiapan mental telah ia lakukan sejak 2020 lalu. 

“Saya bersama istri sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak dua tahun lalu. Kami juga sudah hafal manasik haji. Karena tim Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Ibriz memberikan bimbingan haji kepada kami secara lengkap,” tutur Budiono yang telah mendaftar haji sejak 2011. 

Senada dengan Budiono, calon jemaah haji lainnya dari Desa Jumput, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Siti Haniah pun mengungkapkan keikhlasannya. Bagi Hani’ah, ia dan jemaah lainnya harus bisa mengambil hikmah dan pembelajaran atas keputusan pemerintah ini. 

“Walaupun sudah berikhtiar, kalau ini sudah menjadi keputusan Allah, kami harus bisa bertawakkal dan menerima dengan ikhlas. Mungkin ada rahasia yang Allah berikan kepada manusia,” kata Haniah.  “Sedikit kecewa iya. Karena sudah menunggu 10 tahun lamanya.

Banyak sekali teman-teman jemaah yang sudah sepuh bahkan sudah meninggal dunia namun belum bisa berangkat,” ungkap Hani’ah yang sehari-hari berprofesi sebagai dai.