Bangkitkan UMKM, Pemkab Sidoarjo Gelontor Dana Miliaran Lewat Program Kurda Sayang

oleh

SIDOARJO|DutaIndonesia.com – Dampak pandemi Covid-19 sungguh dirasakan masyarakat. Perekonomian yang tengah terpuruk diupayakan Pemkab Sidoarjo segera pulih kembali. Di sektor UMKM Pemkab Sidoarjo mendorong agar aktivitas perekonomian bangkit kembali seiring dengan status Sidoarjo yang sudah PPKM level 1. 

Bukan hanya mendorong saja, Pemkab Sidoarjo pada tahap kedua program KURDA Sayang telah menggelontor dana 3,36 milyar untuk pulihkan UMKM. 

Lewat program Kredit Usaha Rakyat Daerah Sidoarjo Yang Gemilang/Kurda Sayang penyediaan permodalan yang dilakukan Pemkab Sidoarjo diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pelaku UMKM untuk bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. 

Program KURDA Sayang bisa diakses hanya di bank milik Pemkab Sidoarjo, yakni BPR Delta Artha. Nilai pinjaman pun variatif mulai dari 5 juta hingga 50 juta rupiah. Selain prosesnya mudah cepat suku bunganya juga sangat ringan 0,25 % perbulan atau 3 % pertahun. Jauh dibawah suku bunga bank lainnya. Program KUR nasional suku bunganya mencapai 6 % pertahun.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH dalam sambutannya saat membuka Gelar UMKM memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di lapangan sepakbola Desa Wunut Kecamatan Porong, Kamis Sore, (5/11). Puluhan pelaku UMKM hadir meramaikan gelar UMKM yang diselenggarakan MWCNU Kecamatan Porong tersebut. 

Wabup Subandi mengatakan keberadaan UMKM memiliki peran penting terhadap perekonomian negara. Selain itu keberadaan UMKM ikut mendorong pemerataan perekonomian. Dikatakannya produk-produk UMKM telah mampu menggaet konsumen asing. Terbukti kegiatan-kegiatan ekspor telah dilakukan pelaku UMKM. 

“Semakin menjamurnya UMKM dengan produk berkualitas dengan maksud menjangkau pasar luar negeri maka devisa negara pun akan terus tumbuh,”ucapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.