Literasi Digital
Ia menambahkan, meski Jatim berada di wilayah atas dari berbagai macam literasi secara nasional, namun hal itu tidak akan menjadikan stakeholder pendidikan Jatim berpuas diri.
“Dewan pendidikan memberikan support pada provinsi bagaimana desain membuat percepatan pencapaian lebih tinggi lagi,” imbuh dia.
Salah satunya mendesain sebuah program untuk mencapai SDM unggul utamanya dalam meningkatkan literasi membaca dan literasi digital.
“Ini tidak bisa sendirian. Tapi ada banyak stakeholder terlibat, dan itu yang akan dibangun melalui ekosistem yang disebut bu gubernur,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi mengungkapkan apresiasi atas kinerja Dewan Pendidikan Jatim dalam monitoring perkembangan pendidikan di Jawa Timur dan memberikan dukungan kepada Dindik Jatim.
Berkat kerja sama yang baik dari semua stakeholders, hasilnya diantaranya dalam penerimaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik jalur SNMPTN, SBMPTN maupun lewat KIP-K, Jatim menjadi provinsi terbanyak yang siswanya diterima di PTN diantara provinsi lainnya.
“Penilaian Kemendagri terhadap kategori indeks kinerja pendidikan, Jatim juga mendapat penilian terbaik diantara provinsi lain di Indonesia. Ini kerjasama yang baik dan dukungan dari dewan pendidikan, dimana anggotannya ada wakil dari perguruan tinggi, media dan kompenen masyarakat lainnya,” urainya. (gas)














