Menanamkan Modal
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya penanaman _Employer Branding_ dan _Core Values_ di dalam diri ASN Pemprov Jatim. Mengacu pada arahan Presiden RI Joko Widodo, bahwa setiap ASN harus memiliki karakter ‘BerAKHLAK’ di dalam dirinya.
“Khusus untuk peserta yang sedang mengikuti Latsar kali ini, ada _Employer Branding_ dan _Core Values_ yang diluncurkan oleh Bapak Presiden Jokowi Juli lalu yaitu BerAKHLAK,” ujarnya.
Mengusung tema “BerAKHLAK” yang merupakan kepanjangan dari ‘Berorientasi Pelayanan, Akuntabel Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif’ itu diharapkan agar semua ASN bisa menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-harinya. Hal tersebut ditekankan Gubernur Khofifah sebagai _core values_ bagi seluruh ASN.
“Untuk itu, format-format tersebut bisa terus ditajamkan kepada para CPNS selama pelaksanaan Latsar ini,” tegasnya.
Dihadapan peserta Latsar yang hadir, mengutip pesan Bung Karno, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa sekarang ini berada pada taraf _investment_ yakni taraf dimana menanamkan modal-modal dalam arti yang seluas luasnya.
Taraf tersebut meliputi _investment of human skill_, _material investment_ dan _mental investment_. Artinya, pengembangan dan investasi sumber daya manusia ( _investment of human skill_) menjadi kebutuhan strategis bagi birokrasi di Jatim.
” _Mental investment_ akan menjadi basis membangun persatuan dan kemakmuran. Lebih dari itu, sisi _mental investment_ sangat kuat pengaruhnya di dalam _core value_ para ASN baru ini,” tutur Gubernur Khofifah.
“Sedangkan _investment of human skill_ ini secara spesifik saat ini terutama bagi terpenuhinya kebutuhan transformasi digital. Ini menjadi hal yang begitu penting untuk birokrasi kita,” imbuhnya.













