CIBUBUR| DutaIndonesia.com – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov bertemu dengan para siswa Indonesia yang baru saja kembali dari VDC “Orlyonok” (Pusat Anak Rusia), di mana mereka mengikuti Konferensi Anak Internasional untuk Perdamaian “Anak-anak sebagai Pembawa Perdamaian”.
Pertemuan yang berlangsung pada 28 Agustus 2026 di Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan kemanusiaan antara Rusia dan Indonesia.
Para siswa yang baru pulang dari Wilayah Krasnodar berbagi kesan-kesan menarik mereka selama perjalanan kepada diplomat tersebut.
Konferensi Internasional “Anak-anak sebagai Pembawa Perdamaian” berlangsung di Pusat Anak Rusia “Orlyonok” pada 10–30 Agustus 2026 sebagai bagian dari program pertukaran tematik.
Kegiatan ini mengumpulkan remaja usia 11–16 tahun dari berbagai negara di dunia, serta para perantau warga Rusia yang tinggal di luar negeri.
Tujuan utama konferensi ini adalah membentuk generasi baru pemimpin muda dan diplomat yang mampu menjalankan dialog antarbudaya serta bersama-sama menghadapi tantangan global demi perdamaian. Dalam blok pendidikan, para peserta mengerjakan proyek-proyek mereka sendiri, mempelajari dasar-dasar manajemen proyek, dan cara menggali sumber daya.
Mereka juga berkenalan dengan metode kepenulisan berbasis kecerdasan buatan “Mayak” dan menyiapkan draf awal ide-ide mereka.
Selain itu, para peserta membangun platform IT anak internasional yang memuat 40 proyek di bidang ekologi, pendidikan, budaya, teknologi, dan kecerdasan buatan, serta membuat film kaleidoskop untuk PBB dan UNESCO.
Program pertukaran tidak hanya berisi kegiatan intelektual, tetapi juga olahraga, seperti pertandingan sepak bola internasional, kejuaraan dayung kano, dan kelas master bersama juara Olimpiade gulat Alexander Vlasov. Sebelum berangkat ke kamp, para delegasi mengunjungi Moskow, di mana merek naik ke dek observasi Menara TV Ostankino.
Dalam pertemuan dengan Duta Besar, para siswa Indonesia menceritakan program kunjungan mereka, berbagai kegiatan yang mereka ikuti, dan yang terpenting—teman-teman baru yang mereka peroleh dari anak-anak Rusia dan negara-negara lain. Sergei Tolchenov menyampaikan harapannya agar kunjungan ini membantu para siswa mengenal lebih dalam tentang Rusia, budaya, dan tradisinya.
Ia menekankan pentingnya pertukaran pemuda dalam memperkuat persahabatan dan saling pengertian antara rakyat kedua negara.
Duta Besar juga mendoakan kesuksesan para siswa dalam studi mereka dan mendorong mereka untuk mempertahankan hubungan persahabatan serta minat terhadap Rusia yang telah mereka peroleh selama di “Orlyonok”.
Pertemuan ini menjadi bukti semakin besarnya minat generasi muda Indonesia terhadap Rusia dan budayanya, serta pentingnya kerja sama kemanusiaan antara kedua negara. (Amy)












