Figur Kenegarawanan
Sementara itu, Komandan Pusat Teritorial TNI AD Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko mengatakan, pembekalan semacam ini perlu diimbangi dengan masukan dari pejabat negara seperti halnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Dengan demikian, pengetahuan dan pengalaman Gubernur Khofifah sebagai pemimpin daerah mampu diserap sekaligus menjadi nilai tambah pandangan strategis bagi Dandim dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Manfaatkan momentum ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari Gubernur Jawa Timur Khofifah. Beliau merupakan figur kenegarawanan yang patut menjadi teladan. Karena berpola pikir integral, holistik dan sistemik dalam membangun bangsa, khususnya di wilayah Jatim. Dengan demikian, pengabdian kalian dapat terkoneksi dengan seorang pimpinan di daerah,” tuturnya.
Pembekalan Dandim Tahun 2021 yang digelar selama 3 minggu itu diikuti 149 pejabat Dandim.
Pembekalan ini, kata Dia, memiliki nilai yang sangat strategis. Mengingat, para Dandim sebagai ujung tombak TNI AD dalam mengemban tugas pemberdayaan wilayah pertahanan, membantu menjaga stabilitas dan konduktivitas wilayah serta membantu tugas pemerintah di daerah.
“Saling bahu-membahu bersama komponen bangsa untuk mengambil peran membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.
Hadir di acara tersebut Komandan Pusdikter Puster TNI AD Brigjen TNI Mohammad Fajar serta jajaran para pejabat distribusi A Pusdikter, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai, Kepala Satpol PP Jatim Hadi Wawan Guntoro dan Karo Pemerintah dan Otonomi Daerah (Otda) Jatim Jempin Marbun.(gas)













