45 Meninggal Dunia
Sebagaimana diketahui , Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB dengan mengeluarkan awan panas di wilayah Lumajang dan sekitarnya.
Hujan deras pada hari itu juga menyebabkan lahar dingin dari kawah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncur deras menerjang desa di bawahnya.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (10 /12), pukul 12.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 45 jiwa, luka berat 32 , luka ringan 82, hilang 12 dan mereka yang mengungsi 6.573 warga.
Warga yang mengungsi tersebar di 126 titik. Sementara terus dilakukan pendataan, tercatat kerugian dari hewan ternak sapi 764 ekor, kambing atau domba 648 ekor dan unggas 1.578 ekor.
Sementara fasum dan fasos yang terdampak tercatat 31 unit terdiri atas 24 lembaga pendidikan, satu unit polindes, 5 tempat ibadah serta satu infrastruktur jembatan.
Kembali Gubernur Khofifah mengajak masyarakat agar tenang dan sabar karena pemerintah saat ini sedang membahahas opsi untuk relokasi ke tempat yang aman bagi warga agar tidak di area rawan bencana. (gas)













