Tingginya Kemiskinan
Sementara untuk Best Governor for E-Goverment & Digital Inovation diterima Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Ditemui seusai acara, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa penghargaan yang diterima merupakan wujud rasa syukur atas kinerja, kerjasama, kolaborasi semua pihak dalam mendukung seluruh pencapaian pembangunan di Jatim. Utamanya, dalam mewujudkan pemulihan ekonomi, optimalisasi digitalisasi hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jawa Timur di tengah pandemi Covid-19.
Untuk kategori, Best Governor for Inclusive Economic Growth, Gubernur Khofifah mengatakan, permasalahan di Jatim saat ini masih difokuskan pada tingginya angka kemiskinan khususnya di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, penguatan BUMdes menjadi penting. Juga program Dewi Cemara yaitu Desa Wisata Masyarakatnya Cerdas Mandiri Sejahtera yang terus ia dorong.
“Proses ini Allhamdulillah membuahkan hasil dimana kedalaman dan keparahan kemiskinan semakin menyempit. Itu artinya upaya membangun pemerataan lebih luas terus dimaksimalkan,” tegasnya.
Sementara itu, anugerah _Best Governor for Empowerment & Education_ secara khusus Khofifah persembahkan kepada seluruh guru yang hari ini (25 Novemver 2021) sedang diperingati Hari Guru Nasional. Begitu pula penghargaan ini dipersembahkan kepada tenaga pendidik yang telah mendedikasikan keilmuan dan bhaktinya untuk mencerdaskan masyarakat Jatim.
Mantan Menteri Sosial RI itu juga bersyukur, banyak prestasi yang diraih dunia pendidikan di Jatim meliputi Kompetisi Sains Nasional (KSN) Jatim berhasil keluar sebagai Juara Umum. Lalu, penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) banyak siswa Jatim yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri sekaligus menjadi tertinggi se Indonesia.
Sedangkan kategori _Best Governor for E-Goverment & Digital Inovation_, Khofifah menyebut bahwa transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan yang akan membangun konektivitas di masing-masing lini.
Proses digitalisasi, menurutnya, juga memberikan percepatan layanan, mudah dan murah dari seluruh _public service_ dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jatim.













