MAKKAH| DutaIndonesia.com – Sholat di Masjidil Haram merupakan impian banyak umat Islam. Padalnya, Sholat di Masjidil Haram pahalanya setara dengan 100 ribu kali shalat di masjid biasa.
Namun hanya sedikit orang yang beruntung. Lihat saja dari 1,6 miliar umat Islam di seluruh dunia yang dapat menundukkan kepala untuk bersujud secara langsung di Baitullah, shalat secara langsung di hadapan Kakbah tanpa terhalang oleh apapun, hanya jutaan orang saja. Mereka adalah jamaah haji atau jamaah umrah.
Keutamaan shalat di Masjidil Haram ini memang tertuang dalam hadis yang menyatakan bahwa shalat di Masjidil Haram pahalanya seratus ribu kali lipat di banding di masjid lain.
وَعَنِ اِبْنِ اَلزُّبَيْرِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا اَلْمَسْجِدَ اَلْحَرَامَ، وَصَلَاةٌ فِي اَلْمَسْجِدِ اَلْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةٍ فِي مَسْجِدِي بِمِائَةِ صَلَاةٍ (رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ)
Artinya: “Dari Ibn az-Zubair ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda, bahwa shalat di Masjid-ku (Masjid Nabawi) ini lebih utama dibanding seribu shalat di masjid lain kecuali Masjidil Haram. Sedang shalat di Masjidil Haram lebih utama di banding shalat di Masjidku dengan kelipatan pahala seratus ribu shalat”. (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Ibnu Hibban).
Hadis ini telah memotivasi setiap umat Islam, khususnya bagi jamaah haji yang punya kesempatan untuk berbondong-bondong mendatangi Masjidil Haram, siang maupun malam. Mereka berusaha datang ke Masjidil Haram dalam kondisi apapun, untuk mendapatkan pahala shalat itu. Untuk mendapat ridho dari Allah SWT atas semua ibadahnya.
Namun masalahnya, saat sudah di Makkah, bahkan sudah sangat dekat dengan masjid paling suci itu, tidak semua orang berhaji bisa sholat di sana? Mengapa?
Karena situasinya, mengingat lautan manusia tumplek blek di Masjidil Haram.Sehingga jamaah yang sudah tua, apalagi sedang sakit, dan risiko tinggi (risti), atau jamaah yang mendapat penginapan jauh dari Masjidil Haram, tidak memungkinkan sholat di Masjidil Haram. Maka, mereka sholatnya berada di hotel atau masjid terdekat tempat menginapnya.
Penjelasan lengkapnya baca di Hajimakbul.com.












