SURABAYA| DutaIndonesia.com – Yayasan Sosial Abdi Husada Utama (YSAHU), kembali menggelar operasi katarak gratis yang kini memasuki episode ke-36. Bakti sosial yang bekerja sama dengan Klinik Utama Mata JEC Java@Surabaya ini, juga dilaksanakan di Klinik Utama Mata JEC Java @surabaya, Sabtu (9/5/2026).
Novri Susanti, Direktur Klinik Utama Mata JEC Java @surabaya, mengatakan, peserta operasi katarak kali ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim). Mulai dari daerah Lamongan, Kediri, Gresik, Pasuruan, Banyuwangi, Probolinggo dan lainnya.
“Dan kerja sama kami dengan YSAHU, sudah memasuki periode yang ke-16,” katanya.
Ditambahkan Novri, terdapat 96 pasien yang memasuki proses screening. Namun demikian, pasien yang memenuhi syarat operasi sebanyak 56 orang.
“Kami menggunakan teknologi terkini, yaitu fakoemulsifikasi. Memiliki keunggulan sayatan yang sangat kecil tanpa jahitan. Proses penyembuhan jauh lebih cepat,” katanya.
Soeharsa Muliabarata, pendiri YSAHU, mengatakan, sejak tahun 2012 hingga 2026, YSAHU telah melakukan pengobatan gratis pada sebanyak 156.490 orang. Khusus operasi katarak gratis, dari tahun 2015 hingga 2026, sebanyak 2.335 pasien yang telah berhasil dibantu.
“Sedangkan untuk gelar operasi katarak kali ini, total pasien yang masuk operasi sebanyak 56 orang,” katanya.
Alim Markus, Ketua Dewan Pembina YSAHU, mengapresiasi para pengusaha yang telah dermawan untuk mengeluarkan dana sosial untuk operasi katarak. Ia juga berterima kasih kepada para dokter, berkat operasi katarak yang mereka lakukan, banyak orang kurang mampu yang penglihatannya kembali terang.
“Sehingga orang-orang yang penglihatannya terganggu tersebut, setelah proses operasi, penglihatan mereka bisa normal lagi,” katanya.
H.A Nurawi, Ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) yang juga hadir mengikuti kegiatan, mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial operasi katarak bagi warga kurang mampu tersebut. Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam terlaksananya operasi katarak adalah orang-orang pilihan.
“Semoga semua kebaikan yang dilakukan oleh bapak ibu sekalian, mendapatkan balasan yang luar biasa dari Allah SWT,” katanya.
Kapidun (87), pasien asal Kediri, menyampaikan rasa syukurnya kali ini ia benar-benar bisa mengikuti operasi katarak gratis.
“Semoga para donatur selalu dilancarkan segala usahanya, sehat selalu, berkah dan panjang usia,” katanya. (Tamam Malaka)











