Pajang 3.000 Lukisan dari 220 Pelukis Indonesia
SURABAYA|DutaIndonesia.com – Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) ke XIII – 2022, resmi dibuka oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, di Gedung Jatim Expo Surabaya, Jumat (18/11/2022).
Gubernur Khofifah berharap, PSLI dapat berjalan sukses, laris manis, para pelukis pun ikut senang. Dan pada akhirnya bisa berkontribusi pada kebangkitan ekonomi Jatim.
Hadir pada acara pembukaan pameran lukisan akbar tersebut, Konjen Australia, Jerman dan Prancis.

Setelah meresmikan pembukaan pameran, Khofifah didaulat oleh Ketua Penyelenggara, M Anis, untuk menggoreskan cat warna pada sebuah kanvas, yang disusul oleh goresan M. Anis, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim dan Anthoni, Konjen Australia.
Empat goresan pada kanvas kosong tersebut, akan dilanjutkan oleh salah seorang pelukis, hingga menjadi sebuah lukisan. “Nanti setelah jadi lukisan, akan kami haturkan ke Ibu Khofifah, ” kata M. Anis.
Pada kesempatan tersebut, M. Anis selaku Ketua Penyelenggara mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT. Pertama bersyukur karena bisa memimpin para pelukis. “Memimpin dan mengatur pelukis itu, suli – sulit gampang, ” kata Anis.
Kedua bersyukur berhasil menyelenggarakan even pameran lukisan tahunan ini.
Hal tersebut, tak lepas dari bantuan pendanaan dari Pemprov Jatim. Karena tanpa ada bantuan tersebut, para pelukis harus membayar biaya pendaftaran (stand) 2,5 kali lipat lebih mahal. Artinya, pelukis mendapatkan subsidi dari Pemprov Jatim hingga 60%.
M. Anis juga melaporkan, bahwa jumlah peserta PLSI saat ini mencapai 220 pelukis dari penjuru tanah air, yang masuk dalam 120 stand. Sedang jumlah lukisan yang dipajang sebanyak 3.000 lukisan.
Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 17 lukisan karya mantan presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Pesan Lukisan
Seusai membuka pameran, Khofifah disertai konjen dari Australia, Prancis dan Jerman, serta undangan lainnya, meninjau stand pameran.

Selain mengunjungi stand-stand pelukis, Khofifah juga memiliki perhatian pada pelukis berkebutuhan khusus, dan juga pelukis perempuan.
Selain itu, stand yang memajang hasil karya Susilo Bambang Yudhoyono juga dikunjungi.
Tampak Khofifah cukup mengagumi lukisan SBY yang temanya lebih banyak melukis pantai dan deburan ombak.
Terakhir Khofifah tertarik pada lukisan panen raya. Namun dia berpesan untuk dibuatkan lukisan sawah dengan padi yang sudah waktunya panen, dengan background pemandangan pegunungan. Namun dengan catatan, tanpa ada aktifitas baik hewan maupun manusia.
Setelah memesan lukisan tersebut, Khofifah pamit untuk melanjutkan tugas ke Probolinggo. (M. Nuruddin Ali/Gatot Susanto)
Keterangan Foto:
1. Gubernur Khofifah membuat goresan dengan cat warna pada sebuah kanvas kosong. Setelah itu akan dilanjutkan oleh seorang pelukis hingga menjadi sebuah lukisan.
2. Khofifah mengunjungi stand lukisan Susilo Bambang Yudhoyono, dan tertarik pada lukisan pantai dengan deburan ombak yang besar.
3. Ketua Penyelenggara PSLI, M. Anis, sedang berbincang serius dengan salah satu staf dari Konjen negara sahabat.














