Konser Musik Bisa Digelar di Kota Malang

oleh
Walikota Malang Sutiaji

MALANG|DutaIndonesia.com – Kota Malang mulai melakukan pelonggaran sejumlah aturan dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2. Selain ketentuan kegiatan olahraga dan taman yang sudah diizinkan, pergelaran konser musik juga sudah diberi izin. Diperkirakan konser musik pun segera digelar di Kota Malang.

Walikota Malang, Sutiaji, mengatakan, ketentuan terkait konser musik juga sudah tertera dalam Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. “Sudah boleh (terkait konser musik). Intinya, mengacu pada Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021,” terang dia kemarin.

Bahkan, ketentuan tersebut juga telah diatur dalan Surat Edaran (SE) Walikota Malang Nomor 62 Tahun 2021. Disebutkan, bahwa kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas 50 persen.

Namun, dengan catatan, wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, para penyelenggaran acara maupun event organizer (EO) bisa menyesuaikan tempat acara yang sudah memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Meski demikian, tempat yang akan digunakan sebagai tempat konser musik dapat mengajukan terlebih dahulu terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi. Nantinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan sosialisasi lebih lanjut.

“Ketika dia (penyelenggara konser musik atau kesenian) berkegiatan di mal, kan ada PeduliLindungi, ini lebih mudah. Kita harus tetap waspada,” tegas orang nomor satu di Kota Malang tersebut.

Sehingga, Sutiaji berharap, para penyelenggara, pengisi acara di konser musik maupun penonton sudah divaksin dua kali.

“Saya juga minta, kalau bisa (penyelenggara dan pengisi acara) sudah divaksin dua kali. Apalagi, capaian vaksin kita dosis pertama sudah mencapai 92,27 persen,” kata dia.

Sedangkan untuk pengisi acara yang berasal dari luar Kota Malang, juga harus mengikuti ketentuan yang ada. Selain memperhatikan protokol kesehatan, juga wajib melakukan swab/PCR dan juga sudah divaksin.

“Tetap mengacu pada aturan yang ada, untuk swab/PCR, juga sudah diatur ketika naik pesawat,” tandas dia. (ndc/nda)

No More Posts Available.

No more pages to load.