Keagungan Karunia Ilahi
Kemahabesaran sang Pencipta itulah yang terefleksi dalam keagungan ragam nikmatNya pada kita. Allah SWT mengaruniakan kepada kita nikmat yang luar biasa, lahir maupun batin: ظاهرة وباطنة
Sedemikian besarnya nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kita, menjadikan sangat sedikit di antara hamba-hambaNya yang mampu bersyukur:
وقليل من عبادي الشكور
“Sangat sedikit dari hamba-hambaKu yang mampu bersyukur”.
Penciptaan kita sebagai manusia (insan, basyar atau Bani Adam) itu sendiri Sungguh sebuah kenikmatan dan kemuliaan yang luar biasa:
ولقد كرمنا بني ادم
“Sesunggguhnya Kami telah muliakan anak cucu Adam (manusia)”.
Penciptaan kita sebagai ciptaan terbaik, “the best design” (ahsanu taqwiim) merupakan bentuk kenikmatan yang luar biasa. Keindahan, kenyamanan dan kesempurnaan penciptaan kita sebagai manusia, sungguh kenikmatan yang menuntut kesadaran rasa syukur dari kita semua.
Dijadikannya manusia sebagai makhluk yang memiliki kapasitas akal atau fikir, menjadikan makhluk lain irihati. Dengan kemampuan inilah manusia mampu berinovasi dalam rangka mengemban amanah “kekhilafahannya” di atas bumi ini:
وعلم آدم الأسماء كلها ثم عرضهم علي الملائكة فقال أنبئوني بأسماء هؤلاء ان كُنتُم صادقين.
“Dan Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama semuanya. Kemudian Dia (Allah) menanyakan kepada para malaikat (tentang nama-nama itu). Maka Allah berkata: sebutkan kepadaKu nama-nama semuanya jika kalian mengaku benar”.














