Morning reflection

oleh
Imam Shamsi Ali (Foto: CNNIndonesia)


‎وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى 
‎ليس المهم أن ترضى *بالعطاء* ، بل الأهمّ أن ترضى *بالقضاء* ، فإن منحك الله الرضا بما قسم لك، فأنت مالك لدنياك وأخراك.‎لو مُنحت نصف الدنيا.. ستظل – دون الرضا – مشغولاً بالنصف الآخر منها   !!‎فما اختاره الله لك في حياتك هو الأصل في سعادتك في الدارين.

“Yang penting itu bukan karena anda ridho dengan “pemberian” (العطاء). Tapi yang lebih penting adalah anda ridho dengan “القضاء” (keputusan) Allah.”

“Sekiranya Allah mengaruniakan keridhoan dengan pemberianNya maka engkau telah miliki dunia dan akhirat. Tapi jika engkau diberikan setengah dunia ini sekalipun, niscaya engkau masih akan sibuk memburu setengahnya lagi. Karenanya apa yang Allah putuskan dalam hidup anda itulah hakikat kebahagiaan di dunia dan akhirat”.

Intinya kebahagiaan bukan pada bentuk pemberian. Tapi pada hati yang “ridho” dengan “qadho” (keputusan) Allah SWT. Belajarlah ridho dengan qadho Allah. Walau terkadang mungkin pahit menurut ukuran kita. Semoga! 

Jamaica City, 4 Desember 2021 

(Utteng Al-Kajangi)

No More Posts Available.

No more pages to load.