SURABAYA| DutaIndonesia.com – Lima kelompok paduan suara dari generasi yang berbeda unjuk kebolehan dalam MusicFest! di Auditorium UK Petra, Sabtu (5/9/2026). Festival paduan suara yang digagas Swara Svarna Indonesia (SSI) ini seakan jadi alternatif tontonan musik bagi warga Surabaya.
Selain menghadirkan kelompok paduan suara lokal, yaitu Paduan Suara Universitas Airlangga, yg Giocoso Choir PCMS, Smada Youth Singers, dan tentu saja Swara Svarna Indonesia, MusicFest! juga menampilkan TCS Fifty Mixed Choir dari Taipeh.
Art Director of SSI, Bagus Syafrieza P. mengatakan, kehadiran TCS Fifty Mixed Choir ini ibaratnya kunjungan balasan setelah pada Desember 2025 lalu, pihak SSI mendapat undangan tampil di Taipeh.
“Ada sesuatu yang istimewa ketika dua bangsa bertemu melalui musik. Tidak selalu perlu bahasa yang jelas, kadang cukup dengan satu nada jadilah ruangan yang cukup indah. Begitulah budaya,” ujarnya menggambarkan perjalanan persahabatan yang terbentuk antara SSI dengan TCS Fifty Mixed Choir.
Dan benar, lewat musik, kelompok paduan suara dari Taipeh tersebut bisa lebur bersama-sama menyanyikan komposisi ‘Seuntai Manikam’ yang jadi penutup acara. Lagu karya Djauhari ini menggambarkan keindahan serta kekayaan nusantara dari Sabang sampai Merauke.
MusicFest! adalah festival musik multi generasi, karena menampilkan kelompok usia yang berbeda-beda. Kelompok SD-SMP diwakili Giocoso Choir yang belum lama ini menyabet medali emas dalam festival paduan suara yang digelar Ubaya.
Jejang berikutnya diwakili para paduan suara SMAN 2 Surabaya (Smada Youth Singers) dan Paduan Suara Universitas Airlangga.
Swara Svarna Indonesia yang bermakna suara emas Indonesia, terbentuk pada Agustus 2015 atas inisiasi Budi Soemitro. SSI beranggotakan para alumni Unair dari generasi yang berbeda, yaitu dari angkatan 1976 hingga 2024.
Mengawali penampilannya, SSI membawakan dua lagu daerah ‘Jenang Gulo’ dan ‘Manuk Dadali’. Dengan iringan pianis Ramadhika dan dikonduktori Bagus Syafrieza, mereka juga menyanyikan ‘Africa’ yang dipopulerkan Toto. Memuncaki penampilan, mereka membawakan ‘Sinaran’-nya Sheila Majid dengan gerak yang atraktif, sementara penonton dari bangkunya masing-masing tak mampu menahan diri untuk tidak ikut melafalkan syair lagu yang populer di tahun 80-an tersebut.
Ya, malam itu sebagaimana diungkapkan pimpinan SSI, Diana Susanti, suara-suara dari berbagai usia, negara, dan budaya bersatu di satu panggung, disatukan oleh kecintaan yang sama terhadap musik.
“Musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan setiap hati menjadi satu,” ujarnya.(ret)
Swara Svarna Indonesia saat membawakan Sinaran dalam MusicFest!, Sabtu (5/9/2026).











