SURABAYA|DutaIndonesia.com – Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto MSi melakukan kunjungan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Jumat 28 Januari 2022. Kehadiran orang nomor wahid di jajaran TNI di Jawa Timur, dimaksudkan untuk melakukan koordinasi atas isu-isu ketahanan dan fenomena ekstremisme di masyarakat.
Didampingi Asisten Teritorial Kodam V Brawijaya Kol. Inf. Ahmad Basuki, Pangdam disambut Prof KH Ali Maschan Moesa dan KH M Sudjak, keduanya Ketua MUI Jatim, mewakili KH M Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua Umum MUI Jawa Timur) yang berhalangan hadir.
Sementara itu, Prof Akh. Muzakki, Sekretaris Umum MUI meskipun berada di kantor MUI, tidak bisa bergabung karena ada keperluan lain, digantikan Sekretaris MUI Jatim, Dr M Hasan Ubaidillah, sebagai pemandu pertemuan. Tampak pula hadir Ust Sholihin Hasan, sekretaris Komisi Fatwa MUI Jatim dan sejumlah pengurus lainnya.
“Terus terang saja, selama menjalani karis militer, baru kali ini kami ditugaskan di Jawa Timur. Sehingga, harus melakukan koordinasi serius dalam menghadapi masalah ketahanan masyarakat di sini. Saya asli Arek Malang,” tutur Mayjen TNI Nurchahyanto.
Pertemuan dipandu Sekretaris MUI Jawa Timur, Dr M Hasan Ubaidillah, berlangsung rileks tapi serius. Ada persoalan kemasyarakat yang sempat dibicarakan dalam forum tersebut. Di antaranya, masalah radikalisme yang ditengarai telah memasuki kalangan TNI dan Polri.
“Di sinilah, kami merasa pentingnya untuk terus menerus melakukan penggalian dalam penanganan persoalan radikalisme dan ekstremisme di masyarakat. Kalangan ulama, yang mengedepankan nilai moderat dan toleransi, akan menjadi mitra dalam melaksanakan tugas-tugas kami di sini,” tutur Mayjen TNI Nurchahyanto.














