Masih Ragu
Negara bagian New York memang sudah mencabut persyaratan pengenaan masker di sebagian besar ruang publik bagi mereka yang sudah divaksin Covid-19. Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan kebijakan itu sesuai panduan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS terbaru.
“Jika Anda divaksinasi, Anda aman,” kata Cuomo saat berbicara di auditorium besar Radio City Music Hall. Ia mengatakan, penonton yang sudah divaksin segera diizinkan kembali. Dia juga mengumumkan kembalinya marathon Kota New York.
Melansir dari Apnews.com, kebijakannya itu hanya berlaku bagi mereka yang sudah divaksin Covid-19. Untuk orang-orang yang belum divaksin, mereka tetap wajib memakai masker dan menjaga jarak. Tidak hanya itu, penggunaan masker juga masih diwajibkan pada tempat-tempat tertentu, misalnya di sekolah dan panti jompo, tempat-tempat umum, penumpang angkutan umum. Sementara mereka yang sudah menyelesaikan rangkaian vaksinasi tidak wajib lagi memakai masker.
Meski kebijakan soal penggunaan makser tersebut telah diumumkan secara resmi oleh Gubernur New York, ternyata tidak semua warga menjalankan aturan tersebut. Beberapa warga menyambut kebijakan tersebut dengan baik. Warga lain ada yang masih ragu dan waspada dengan aturan tersebut.
Salah satunya adalah Jorean Recendiz (18), yang baru saja divaksinasi pada hari Senin lalu. Dia mengatakan bahwa dirinya akan tetap memakai masker. “Saya akan tetap memakai masker, saya memakainya untuk melindungi saya di toko-toko” kata Recendiz.
Berbeda dengan Jorean, Nathan Repasz (29) yang telah divaksinasi berbulan-bulan lalu justru menyambut baik kebijakan pelepasan masker di negara bagian Amerika itu. “Rasanya sangat membebaskan untuk tidak memakai masker di luar ruangan,” kata Repasz.










