PD Pasar Surya Gandeng BNI Bikin Pasar Kapasan Berkonsep Digital

oleh

Pilot Project Pembayaran Digital

Pria berkacamata ini kemudian menerangkan alasan Pasar Kapasan dijadikan pilot project atas digitalisasi pembayaran. Sebab, pedagang di pasar yang dikenal sebagai grosir konveksi ini sudah banyak yang menerapkan transaksi elektronik. Karena itu, ia berharap, seluruh pedagang Pasar Kapasan bisa menggunakan pembayaran secara digital. 

“Kita targetkan 90 persen pedagang akan memakai pembayaran secara digital ini dan berkeinginan agar Pasar Kapasan dengan pasar tradisional pertama di Surabaya yang menerapkan pembayaran digital,” ujar Sutjahjo. 

Namun demikian, lanjut dia, secara bertahap seluruh pasar yang berada dalam pengelolaan PD Pasar Surya akan diterapkan sistem yang sama. Secara teknis, pelaksanaan di Pasar Kapasan akan dimonitoring dan evaluasi. 

“Istilahnya, selain dijadikan pilot project, pelaksanaan digitalisasi pembayaran di pasar ini akan digunakan sebagai prototype pelaksanaan di pasar yang lain,” jelasnya. 

Sementara itu, pemimpin BNI wilayah 06 Surabaya, Muhammad Gunawan Putra mengatakan, dengan digitalisasi, pembayaran dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan aman. Dengan digitalisasi juga memudahkan PD Pasar Surya memonitoring secara real time melalui dashboard yang akan menampilkan data pedagang yang telah melakukan pembayaran.

Ia mengungkapkan, bahwa digitalisasi pembayaran dengan menggunakan layanan BNI e-Collection melalui nomor virtual account. 

“Setiap pedagang di bawah supervisi PD Pasar Surya akan memiliki nomor virtual account yang dapat diidentifikasikan dengan nomor stan  sehingga lebih mudah dalam proses monitoring,” ujarnya. 

Selain itu, pedagang akan dilengkapi dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sehingga dapat menerima pembayaran cukup dengan scan barcode melalui BNI mobile banking atau e-wallet lainnya. Dengan pembayaran secara digital ini tentunya mendukung program pemerintah khususnya dalam mengurangi transaksi dengan menggunakan uang tunai (cashless). 

“Besar harapan kami BNI sebagai salah satu bank BUMN dapat berkontribusi lebih memberikan layanan digital perbankan untuk memajukan kegiatan perekonomian usaha daerah khususnya Kota Surabaya,” tutup Gunawan. (ndc/gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.