Pelajar Dihimbau Magang di Organisasi Internasional, Ini Cerita 4 Orang Yang Berpengalaman

oleh

DEN HAAG|DutaIndonesia.com – KBRI Den Haag, Belanda, bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Rotterdam menyelenggarakan “Talk Show on Working and Internship Opportunities in International Organizations” Jilid II Selasa (26/10/2021). Dalam kesempatan itu Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Mayerfas, menyatakan bahwa Indonesia adalah pendukung multilateralisme dan anggota aktif dari 200 organisasi internasional.

Untuk itu Duta Besar Mayerfas menghimbau agar para pelajar Indonesia mencari dan memanfaatkan peluang untuk bekerja di OI sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa Indonesia.

Talk Show menghadirkan 4 narasumber muda yang pernah/tengah bekerja/magang di organisasi internasional seperti Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York dan The Hague Conference on Private International Law (HCCH) di Den Haag. Para narasumber berbagi pengalaman selama magang/berkarir di organisasi internasional. Narasumber tersebut adalah Hillary Bakrie, Akhmad Arsya Sani, Priskila Pratita Penasthika, dan Daniel Nicholas Pakpahan.

Para narasumber memiliki pandangan yang sama bahwa pengalaman magang di organisasi internasional penting dan bermanfaat, antara lain memberikan peluang untuk melihat secara langsung apa yang dikerjakan organisasi internasional, memberikan peluang untuk berkontribusi sesuai dengan latar belakang akademis dan keahlian yang dimiliki, memberikan kesempatan untuk networking, menghemat learning curve, lebih mengenali diri sendiri, dan memberikan reassurance atas pilihan karir yang ingin ditempuh.

Keterwakilan Indonesia di organisasi internasional penting bagi Indonesia. Pertama, untuk promosi budaya Indonesia dan kompetensi Indonesia sebagai negara yang memiliki SDM kelas dunia. Kedua, membuka akses bagi WNI lainnya untuk bisa masuk ke organisasi internasional. Ketiga, pada saatnya WNI di organisasi internasional menempati posisi strategis, hal tersebut akan memberikan indirect benefit kepada Indonesia, menunjukkan multilateralisme dan semangat kontribusi Indonesia terhadap dunia internasional.

Salah satu penyebab kurangnya keterwakilan Indonesia dalam organisasi internasional adalah kurangnya informasi mengenai peluang yang terbuka di organisasi internasional. Panelis menyampaikan apresiasi kepada Pemri khususnya Kemlu atas berbagai upaya sosialisasi peluang berkarir di organisasi internasional untuk meningkatkan jumlah WNI yang menempati posisi strategis di organisasi internasional.​ (Sumber: KBRI Den Haag)

YouTube player
KBRI Den Haag, Belanda, bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Rotterdam menyelenggarakan “Talk Show on Working and Internship Opportunities in International Organizations” Jilid II Selasa (26/10/2021).

No More Posts Available.

No more pages to load.