Daerah Tiga T
Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto menyampaikan bahwa peluncuran QRIS adalah bentuk kerjasama dan bagian dari kolaborasi yang dibangun antara BI, Anggota Komisi 11 DPR RI Indah Kurnia dan Koarmada ll dalam memberikan penguatan utamanya di daerah 3T yaitu daerah Terpencil, Terluar dan Terdepan.
Sementara Surabaya Pahlawan Jazz adalah upaya yang dilakukan untuk memfasilitasi para pekerja seni untuk berkontribusi menuju Jatim Bangkit.
“Kita semua tahu pekerjaan itu merupakan bagian dari ekonomi kreatif, Sehingga Bank Indonesia juga punya kepedulian untuk mendorong pekerja seni, untuk mendorong ekonomi kreatif. Jadi ini mudah-mudahan membuat angin baik terutama ketika PPKM sudah level yang sangat memadai” ucapnya.
Sebagaimana diketahui bahwa pemerintah mentargetkan pada tahun 2024 indeks inklusi keuangan di Indonesia akan mencapai 90 persen. Sementara indeks inklusi keuangan di Jawa Timur pada tahun 2019 menurut survey OJK tercatat 87,96 persen.
Jika diasumsikan pertumbuhan rekening pelajar tahun 2019 sampai 2021 adalah 5 persen , maka indeks inklusi keuangan Jawa Timur saat ini diperkirakan telah mencapai 92 persen. Meski demikian Pemprov Jatim akan terus mendorong perluasan inklusi keuangan dan literasi keuangan di semua lini dengan meluaskan kerjasama dengan semua pihak.
Hadir pada kesempatan tersebut Panglima Koarmada ll Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Anggota Komisi 11 Indah Kurnia, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. (gas)














