LAMONGAN| DutaIndonesia.com – Acara yang dinanti lama oleh siswa kelas 4 SD Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya akhirnya datang juga. Pada hari Senin dan Selasa (13-14/10/2025) mereka melaksanakan kegiatan pembelajaran luar kelas dengan mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong dan Desa Tlogosadang, Lamongan, Jawa Timur.
Kegiatan bertema Observation of Coastal Biota and Community Diversity atau pengamatan biota pesisir dan keanekaragaman komunitas ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung tentang kehidupan masyarakat pesisir, proses ekonomi perikanan di lapangan, serta mengetahui berbagai jenis biota laut yang ada di wilayah pantai utara Jawa Timur.
Pada hari pertama, ke PPN Brondong, para siswa diperkenalkan dengan proses pelelangan ikan —mulai dari kapal nelayan yang baru bersandar, aktivitas bongkar muat hasil tangkapan, hingga proses penimbangan dan pelelangan di pasar ikan terbesar di Lamongan tersebut.
Petugas pelabuhan juga menjelaskan pentingnya menjaga kelestarian laut serta peran nelayan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selama kunjungan para siswa tampak antusias mengamati, mencatat, serta berinteraksi langsung dengan nelayan dan warga setempat.
Setelah itu, siswa melanjutkan perjalanan ke Desa Tlogosadang, sebuah desa pesisir yang dikenal dengan aktivitas pertanian dan pengolahan hasil lautnya. Di sana, siswa-siswi SD SAIM berinteraksi langsung dengan warga setempat, mengamati kegiatan ekonomi yang ada disana, serta mencicipi langsung makanan hasil dari laut seperti udang, cumi, ikan, dan kerang.
Keesokan harinya siswa berkunjung ke pantai Putri Klayar. Sesampainya di sana mereka kembali belajar mengamati dan mencatat hasil amatan mereka tentang profesi penduduk kawasan pantai.
Setelah itu seru-seruan bermain di Pantai. Ada yang membuat istana pasir, bermain air di tepi pantai, dan ada juga yang hanya bersantai sembari menikmati angin dan udara yang sejuk di pantai.
Ustaz Arif, guru kelas 4, selaku penanggung jawab kegiatan field trip edukatif menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang menggabungkan ilmu pengetahuan, sosial, dan lingkungan hidup.
“Kami ingin anak-anak belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari kehidupan nyata. Dengan melihat langsung aktivitas masyarakat pesisir, mereka bisa memahami bagaimana kerja keras dan gotong royong menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu siswa, Kinar mengaku senang bisa melihat langsung kapal nelayan dan ikan-ikan segar di pelelangan. “Seru sekali. Aku jadi tahu bagaimana ikan yang kita makan dibawa dari laut sampai ke pasar. Aku juga jadi tahu kehidupan dan pekerjaan para penduduk di sekitar sini ,” katanya antusias.
Melalui kegiatan ini, SD SAIM berharap para siswa dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam, menghargai profesi nelayan, serta memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia. (ono)
Pembelajaran di luar kelas, siswa SD SAIM Surabaya mengunjungi Pelabuhan Brondong Lamongan.













