Prabowo dan Putin Akan Bertemu di EEF 2026, 70 Negara Siap Bahas Masa Depan Timur Jauh

oleh
Prabowo dan Putin
Presiden Prabowo dan Presiden Putin

Laporan Amy Maulana, Rusia

VLADIVOSTOK| DutaIndonesia.cmo — Forum Ekonomi Timur ke-11 resmi bergulir di Vladivostok pada 1 September 2026, mempertemukan lebih dari 5.000 peserta dari 70 negara di kampus Universitas Federal Timur Jauh. Indonesia turut mengirimkan delegasi tingkat tinggi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan bilateral yang sangat dinantikan.

Forum yang berlangsung hingga 4 September ini mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat”, menjadikannya panggung utama Rusia untuk menarik investasi dan memperluas kerja sama ekonomi di kawasan yang semakin strategis tersebut. Kehadiran para pemimpin dari Indonesia, Mongolia, Myanmar, dan China menegaskan bahwa Timur Jauh kini menjadi pusat perhatian dunia.

Presiden Putin tiba di Vladivostok untuk kunjungan kerja dan langsung menggelar serangkaian agenda penting. Pada 2 September, ia akan memimpin rapat pembangunan Distrik Federal Timur Jauh dan meresmikan sejumlah perusahaan baru. Ia juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Mongolia dan Wakil Perdana Menteri China sebelum akhirnya duduk dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo pada 3 September.

Pertemuan sarapan kerja antara Putin dan Prabowo menjadi sorotan utama karena Indonesia adalah mitra strategis Rusia di Asia Tenggara. Kehadiran Prabowo di Vladivostok diyakini akan membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi bilateral, terutama di sektor energi, perdagangan, dan infrastruktur.

Sesi pleno EEF akan menjadi puncak acara dengan kehadiran para pemimpin negara. Putin dijadwalkan memberikan pidato utama sebelum menjawab pertanyaan dari peserta, menandai forum ini sebagai salah satu ajang diplomatik paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik.

Selama empat hari, peserta akan mengikuti lebih dari 100 sesi bisnis yang terbagi dalam lima tema utama, mencakup investasi, teknologi, logistik, dan infrastruktur. Pengembangan penerbangan nirawak dan transportasi otonom juga akan dibahas sebagai bagian dari visi masa depan Timur Jauh.

Di luar ruang konferensi, EEF 2026 juga menawarkan pengalaman budaya melalui pameran “Jalan Timur Jauh”, Forum Industri Kreatif, serta forum internasional konservasi elang. Vladivostok pun menjadi lebih semarak dengan berbagai kegiatan seni dan budaya yang menyertai gelaran tahunan ini. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.