MOJOKERTO|DutaIndonesia.com – Tidak kurang dari 500 relawan tingkat eR-Te, yang berasal dari Dapil IV Mojokerto (Kecamatan Bangsal, Dlanggu, Kutorejo, Mojoanyar), telah membulatkan tekad untuk berjuang dan berjihad memilih pemimpin terbaik, Dr. H. Muhammad Al-Barra, Lc, M. Hum.
Kebulatan tekad ini dinyatakan di Guest House Kampus IKHAC Pacet, Mojokerto, Minggu, (23/10/2022) malam. Prof. DR KH Asep Saifuddin Chalim MAg, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah menyatakan, berjuang dan berikhtiar mencari dan memilih pemimpin yang baik, adalah sebuah jihad.
Dijelaskan Kiai Asep, bahwa syarat agar Kabupaten Mojokerto mencapai tatanan yang adil dan makmur, ada dua. Pertama para eksekutifnya, yakni Bupati, Wakil Bupati dan Kepala-Kepala SKPD/OPD nya, semua harus bekerja beras, ikhlas, fokus untuk kepentingan rakyat Mojokerto.
Kedua, para anggota DPRD-nya, juga harus fokus bekerja untuk kepentingan rakyat Mojokerto.
“Manakala pemimpin-pemimpin tersebut hanya bekerja untuk kepentingan pribadi, kelompoknya, dengan menggerogoti APBD, maka rakyat yang akan menderita,” jelas Kiai Asep.
Kiai Asep mengingatkan, bahwa kebesaran kerajaan Majapahit harus dibangkitkan lagi.
“Caranya adalah pilih pemimpin yang sidiq (jujur) , amanah (dapat dipercaya), dan fatanah (cerdas), ” tegas Kiai Asep.
Sehingga dapat terwujud Mojokerto adil makmur. Selanjutnya menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Indonesia. Sampai terwujud Indonesia yang adil dan makmur rakyatnya sejahtera.
Sementara Mahroji, bakal caleg dari PAN Mojokerto dari Dapil 1 (Kec. Ngoro,
Mojosari, Pungging) mengatakan bahwa definisi yang sederhana arti kata makmur adalah, semua orang bisa mendapatkan pekerjaan, mendapatkan penghasilan.
Suasana daerah tenang dan nyaman. Dan keadilan bisa dijalankan sesuai perundang-undangan yang berlaku. Aparat hukum tidak seperti pisau yang tajam ke bawah tumpul ke atas
“Jadi seharusnya tidak tajam ke bawah, dan tidak tumpul ke atas, ” tegasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Tim Harimau, Hendik, yang menegaskan bahwa Gus Barra adalah putra wayah dari Majapahit. Sehingga layak untuk didukung dan dipilih menjadi Bupati Mojokerto 2024.
Pertemuan diakhiri dengan kesiapan dan yel-yel memenangkan Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto.
Siap dukung Kiai Asep? tanya Mahroji yang dijawab para relawan erte, Siaap…!
PAN ? Menang. Gus Barra – Bupati Mojokerto.!!
Pertemuan ini akan diteruskan dengan pertemuan – pertemuan berikutnya dari Dapil lainnya di Mojokerto. Sehingga semua Dapil di Mojokerto akan berjihad untuk memperjuangkan Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto. (Moch. Nuruddin, Gatot Susanto)














