Oleh karenanya bangsa ini harus tersadarkan. Jika serangan 9/11 di Amerika melahirkan slogan “we will never forget” (kita tak akan lupakan), menapa justeru ada upaya-upaya pengaburan tentang pahit dan kelamnya pengkhianatan PKI di Indonesia? Ada apa sesungguhnya di balik dari semua itu?
Akhirnya ingat kembali ayat Al-Qur’an: “sungguh pada kisah (sejarah) mereka ada pelajaran bagi orang-orang yang berakal” (S. Yusuf: 111).
Jangan lagi bodohi bangsa ini dengan menghadirkan suasana atau persepsi yang mengatakan seolah kehadiran dan kebangkitan Komunisme itu biasa saja. Apalagi dengan berbagai usaha untuk membalik fakta untuk menjadikan pengkhianat Pahlawan dan Pahlawan pengkhianat.
Salah satu hal yang menyakitkan adalah ketika komitmen agama yang esensinya sejalan dan seirama dengan Pancasila dianggap ancaman.
Tapi Komunisme yang jelas musuh agama dan Pancasila dianggap biasa-biasa saja, bahkan diberikan ruang untuk tumbuh dan kuat.
Mari belajar sejarah. Mari berhati-hati. Buka mata, man! (*)
New York, 1 Oktober 2021
* Diaspora Indonesia di Kota New York












