Timnas Indonesia Diremehkan, Tapi Makin Semangat!

oleh
Mantan pelatih Timnas Thailand, Witthaya Laohakul. (Dok. AFF)

JAKARTA|DutaIndonesia.com – Laga  final Piala AFF 2020 mempertandingkan antara Timnas  Indonesia Vs Thailand yang dalam partai leg pertama digelar, Rabu (29/12/2021) malam WIB. Partai leg kedua dimainkan pada hari Sabtu (1/1/2022) malam WIB.

Yang menjadi tantangan, menjelang bertanding Rabu malam, kemampuan Indonesia dipandang sebelah mata oleh legenda sepakbola Thailand. Ini wajar sebab dia ingin menjatuhkan mental Timnas Indonesia.  Namun Indonesia justru bersemangat menaklukkan Thailand.

Adalah  Witthaya Laohakul, yang pernah bermain dan kemudian menjadi pelatih dari timnas Thailand, mengatakan bahwa para pemain Gajah Perang cuma perlu mengerahkan 70 persen kemampuan untuk menang melawan Indonesia.

Witthaya Laohakul, yang semasa bermain dulu menjadi pesepakbola Thailand pertama yang tampil di klub Eropa usai direkrut klub Jerman Hertha Berlin tahun 1979, menilai bahwa ujian terbesar sudah dilewati usai Thailand mengalahkan Vietnam.

Dalam wawancara dengan Siam Sports, Laohakul awalnya memang melontarkan ketidakpuasan terhadap performa para pemain Thailand ketika lawan Vietnam. Hal itu pun harus dibenahi ketika melawan Indonesia.

“Di laga lawan Vietnam ini, kelihatannya kami cuma main untuk mengejar hasil. Para pemain memang main dengan semangat dan terlihat lebih tangguh di setiap lini. Tapi di laga ini kami bisa mendapat hasil lebih baik jika semua pemain tampil lebih kompak. Hari ini para pemain seperti punya pemikirannya sendiri-sendiri. Selain itu, pertahanan kami juga tidak mencolok. Hal itulah yang ingin saya lihat lebih baik lagi saat lawan Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Laohakul juga mengklaim bahwa para pemain Gajah Perang tidak perlu mengerahkan 100 persen kemampuan untuk bisa mengalahkan Indonesia. Ia yakin sekali Thailand keluar jadi pemenang dalam dua partai leg di final Piala AFF 2020 walaupun tampil tidak semaksimal mungkin.

“Melawan Indonesia di final takkan terlalu berat. Jika para pemain tampil dengan kemampuan yang tepat, terutama pemain kunci seperti Kritsada (Kaman), Theerathon (Bunmathan), Chanathip (Songkrasin), Teerasil (Dangda), mereka akan bisa menang lawan Indonesia bahkan jika hanya mengerahkan 70 persen kemampuannya,” kata Witthaya Laohakul. (det/wis)

No More Posts Available.

No more pages to load.