​Satu Ruang, Ya Bisnis Ya Wadah Ekspresi Anak Muda

oleh

Satu Ruang didukung oleh key collaborators yang didominasi kaum muda dari Indonesia dan Australia. Key collaborators tersebut berasal dari berbagai sub sektor ekonomi kreatif, antara lain Andezzz, Savira Lavinia di balik brand SavLavin, Karina Trijono di balik brand Soloputri, Aninidita Rahardjo di balik brand Kakamiku, Chef Gunawan, George Arif dari Spins Production, Tim dan Emi Lindeberg dari 6162 Films, John Devlin dari BGBJ, dan Che Garcia dari Woodsman Jewellery.

Satu Ruang bekerja sama dengan mitra industri, seperti Indonesia Trading House Australia (ITHA). Melalui kolaborasi dengan Satu Ruang, pelaku ekspor Indonesia terutama UKM akan mendapat akses informasi peluang pasar dan pendampingan untuk menembus pasar Australia. Hal tersebut dapat berdampak positif pada akselerasi kerjasama perdagangan Indonesia-Australia.

Tidak hanya untuk bisnis, Satu Ruang juga dimanfaatkan sebagai rumah budaya Indonesia berkolaborasi dengan Imah Budaya Cigondewah yang digawangi Kang Tisna Sanjaya. Pendirian rumah budaya akan dijajaki untuk diintegrasikan ke dalam rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendirikan West Java-South Australia Hub dalam rangka implementasi Nota Kesepahaman Kerja Sama Sister State/Province.​ (Sumber: KJRI Sydney)

No More Posts Available.

No more pages to load.