Alami Musibah, Lazisnu NUCare Jatim Ajak Masyarakat Bantu Pesantren Al Khoziny

oleh
LAZISnu AL KHOZINY

SIDOARJO| DutaIndonesia.com –  Musibah robohnya bangunan pesantren ini meninggalkan duka sekaligus tantangan berat bagi para santri dan pengasuh. Saat proses pembangunan asrama santri sedang berlangsung, musibah itu datang dan menimpa santri yang sedang mengaji di musholla. Kepedulian dari semua pihak, khususnya warga NU sangat dibutuhkan untuk meringankan beban pesantren, santri dan wali santri yang diuji bencana.

Dalam kunjungannya ke lokasi musibah, Selasa (30/9) pagi, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf telah menyampaikan duka atas bencana yang terjadi. Selanjutnya, Gus Yahya memerintahkan LAZISNU untuk membantu dan melakukan assesement kebutuhan penanganan bencana di Pondok Al Khoziny. “Atas perintah langsung Ketum PBNU ini, LAZISNU kemudian melakukan asessment sekaligus penggalangan dana membantu para korban serta penanganan pasca bencana di Al Khoziny,” kata Ketua Lazisnu Jatim, HA. Afif Amrullah saat ikut mendampingi Ketum PBNU.

Dari lokasi musibah, Mochamad Rofi’i Boenawi, sekretaris Lazinu Jawa Tumur mengungkapkan siapapun tidak menghendaki adanya musibah yang menimpa, namun Allah selalu menguji hamba-Nya untuk meningkatkan ketaqwaannya. Dia menyebutkan proses pendidikan di pesantren Al Khoziny tidak boleh berhenti, sebab para santri tetap berharap terus belajar di pesantren. “Karena itu, Lazisnu Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu pesantren dan santri yang sedang mengalami musibah tersebut,” tambahnya.

Rofii berharap, melalui bantuan ini, para santri akan tetap menjaga semangatnya menempuh pendidikan di pesantren. Tidak dalam waktu lama, kegiatan proses belajar mengajar di pesantren bisa berjalan normal seperti sebelumnya. “Kini saatnya kita satukan doa dan kepedulian, karena setiap rupiah yang Anda titipkan akan jadi bagian dari bangkitnya kembali pesantren tercinta ini,” harapnya.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Hakim Jayli mendukung penuh dan berterima kasih atas inisiasi kepedulian musibah yang menimpa salah satu pesantren tua di Sidoarjo ini. Tim PWNU Jawa Timur, dipimpin KH. Muzakki pada Selasa siang juga telah memberikan bantuan kepada Pengasuh PP Al Khoziny dan wali santri yang menjadi korban meninggal. Menurut Hakim, ketika terjadi bencana, maka setidaknya ada dua hal yang harus dilakukan, yakni tanggap darurat dan pasca bencana. Tanggap Darurat dilakukan saat Bencana, berupa evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, penilaian kerusakan dan perlindungan kelompok rentan. “Penanganan pasca bencana juga dibutuhkan, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan termasuk donasi seperti yang dilakukan Lazisnu Jatim ini,” imbuhnya.

Donasi Peduli Al Khoziny dapat disalurkan melalui rekening berikut:
NU Care-LAZISNU Jatim :
💳BCA 429 8624 999 a.n YAY Lazisnu Infaq
💳BSI 177 7777 757 a.n Lazisnu Jatim Infaq
💳Bank Jatim 610 1999 984 a.n Lazisnu Jatim Infaq

📲 Konfirmasi: 0896-3009-2626

Dalam catatan tim Peduli Al Khoziny, hingga Selasa sore, donasi yang diberikan masyarakat melalaui LAZISNU Jatim mencapai enam jutaan rupiah. Mari bersama NU Care-LAZISNU Jawa Timur, kita ringankan beban mereka. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.