Arya Saloka Trending Topic, Ada Apa!

oleh

Ya, begitulah booming Ikatan Cinta. Semua orang menonton Ikatan Cinta. Semua orang membicarakannya. Suami yang tidak biasa menonton sinetron, kali ini karena iseng-iseng menemani istri menonton sinetron ini, akhirnya dia jadi ikut-ikutan juga menontonnya. Bahkan, mengawali memutar televisi untuk menonton kelanjutan serial Ikatan Cinta saat jam tayangnya dimulai. Tepat waktu. Padahal dia untuk salat lima waktu dan masuk kantor sering telat alis molor. Tapi kali ini, untuk Ikatan Cinta, dia on time.

Seorang teman, karyawan di sebuah perusahaan, juga bernasib sama. Dia sama sekali tidak suka sinetron, tapi karena setiap hari temannya satu kantor memutar sinetron ini sambil cerita soal kisah dramatik Andin dan Aldebaran yang dibumbui bunga-bunga sesuai harapannya, si teman ini akhirnya penasaran juga. Dia kini ketagihan Ikatan Cinta. Dia kecanduan dengan Ikatan Cinta.

Mengapa Ikatan Cinta begitu membuat pemirsa tergila-gila? Tentu karena ceritanya menarik. Tapi itu bukan satu-satunya alasan, sebab masih banyak juga sinteron di jam yang sama yang juga menarik. Selain itu, di aplikasi menonton film atau acara televisi yang banyak ditemui di internet juga menawarkan film atau tayangan televisi yang tak kalah menarik. Gratis lagi.

Lalu apalagi yang membuat Ikatan Cinta disuka? Mungkin karena pas musim pandemi Covid-19, sehingga banyak orang di rumah, WFH, pekerjaan berkurang, banyak waktu luang, dan sejenisnya. Namun booming Ikatan Cinta bukan hal aneh.

Sinetron ini hanya mengulang serial televisi lama yang juga meledak menjadi pusat perhatian pemirsa. Misalnya Tersanjung. Sinetron ini tayang selama tujuh tahun berturut-turut dengan tujuh season. Namun jumlah episodenya hanya 370 sebab dulu hanya tayang seminggu sekali. Berbeda dengan sekarang yang bisa tayang setiap hari.
Lalu Cinta Fitri yang tayang dengan 1002 episode di dua stasiun televisi yang berbeda. Bukan hanya dalam negeri, ada telenovela semacam Marimar dan lain-lain yang juga sangat disuka pemirsa.

Kita patut bersyukur di tengah kesumpekan hidup gegara Covid-19 ada juga hiburan di rumah yang murah meriah. Kita juga harus bersyukur kepada Allah SWT karena diberi kemauan hingga bisa menikmati hiburan yang murah meriah itu?

Mengapa? Ya, karena tidak semua orang bisa menikmati hiburan murah meriah, sebab sudah telanjur menikmati hiburan mewah. Beda kemewahan dan kesederhanaan sangat tipis. Bahkan, nihil. Maka, enjoy ajalah menikmati hidup ini ya! (Gatot Susanto)

No More Posts Available.

No more pages to load.