PAMEKASAN|DutaIndonesia.com – Batik Pamekasan dikabarkan akan tampil dalam fashion show di sejumlah negara, di antaranya Laos dan Vietnam. Tidak hanya itu, batik tulis Pamekasan tersebut juga akan tampil dalam ajang Paris Fashion Week.
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan promosi yang akan dilakukan di berbagai negara itu terkait dengan kesuksesan pelaksanaan Gebyar Batik Pamekasan (GBP) yang digelar di Bali beberapa waktu lalu. Saat itu, ada sekitar 50 pimpinan negara bisa menyaksikan promosi batik Pamekasan.
“Gebyar batik yang digelar di Bali memiliki pengaruh yang luar biasa dalam hal promosi. Saat itu, tamu dari 50 negara bisa menyaksikan langsung promosi batik Pamekasan. Kalau kita hitung seluruhnya bisa mendapatkan gambaran dengan jelas tentang batik Pamekasan yang bagus,” katanya.
Badrut Tamam mengaku pasca Gebyar Batik di Bali, dia mendapat kabar baik tentang batik Pamekasan yang mulai dilirik oleh masyarakat mancanegara. Beberapa negara yang sudah berniat untuk mendatangkan langsung fashion batik Pamekasan. Seperti Laos dan Vietnam.
“Bahkan batik Pamekasan juga akan tampil dalam Paris Fashion Week. Saya dapat informasi bahwa Shopee dalam minggu ini akan bertemu dengan kita yang kemungkinan akan ke Paris Fashion Week dan ke beberapa peragaan penting di tingkat internasional,” terangnya.
Dia berharap, batik Pamekasan yang mulai dikenal di kancah internasional mampu menumbuhkan ekonomi perajin dan masyarakat Pamekasan secara umum. “Karena promosi yang sudah kita gencarkan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dia juga mengaku gelaran promosi batik Pamekasan belakangan ini digelar secara intens tiap tahun. Selain digelar di berbagai titik daerah di Jatim juga di tingkat nasional, dan puncaknya batik Pamekasan juga akan mendapatkan kesempatan untuk promosi di dunia internasional.
“Sejumlah promosi batik yang digelar itu tujuannya untuk memperkenalkan batik Pamekasan agar kesohor bahkan hingga internasional. Semua itu bertujuan agar ekonomi masyarakat bisa bangkit dan berkembang lantaran permintaan pasar yang meningkat,” katanya. (mas)














