Target Terpenuhi
Bapak Bupati mempunyai keinginan yang kuat agar di 2021 ini KIHT berdiri di Pamekasan, mohon dukungan kita semua. Mudah-mudahan keinginan ini tercapai. Dan 2022 insya Allah akan berdiri kawasan yang lebih besar lagi.
Mohon dukungan. Di KIHT akan banyak fasilitas yang bisa diberikan kepada PR yang tadinya illegal menjadi legal akan diberikan banyak kemudahan dan bantuan oleh Pemda dalam berusaha. Bea Cukai, APH dan seluruh Pemda ingin membangun Madura ini. Kita ingin Madura namanya harum dengan rokok legal, bukan dengan rokok illegal.
Dengan sosialisasi, edukasi, dan fasilitasi yang diberikan kita semua. Terkait cukai, kita tiap tahun diberi target. Alhamdulillah para pengusaha rokok ini semakin hari semakin banyak produksinya dan semakin legal dan semakin rajin membayar cukai.
Target kami selalu terpenuhi. Tahun lalu target kami Rp 299 milyar dan tahun ini target kami adalah Rp 350 milyar. Tahun lalu tercapai Rp 370, yang jelas target selalu terpenuhi. Ini berkat kesadaran para pengusaha rokok.
Rokok produksi PR Madura laku semua dilahap oleh pasar sehingga yang dibayarkan ke Bea Cukai Madura tahun ini target Rp 350 milyar insya Allah akan tercapai, bahkan bisa melebihi. Karena nantinya akan kembali kepada Pemda yang ada di Madura dalam bentuk DBHCHT.
Bea Cukai bertekad tidak ada satu pun pegawainya yang boleh menerima uang. Kalo ada laporkan, kami sikat semua. Jadi kalau itu belum tersampaikan kepada masyarakat, itu salah kami.
Masyarakat masih ada yang menganggap kami masih menerima uang. Kami tidak terima itu. Jadi kami mohon, ini sampaikan media ke masyarakat bahwa Bea Cukai tidak terima uang dari masyarakat sama sekali.













